Ciputra pasang target penjualan tumbuh 73%

Selasa, 10 April 2012 - 14:15 WIB
Ciputra pasang target...
Ciputra pasang target penjualan tumbuh 73%
A A A
Sindonews.com - Pengembang properti, PT Ciputra Development Tbk menargetkan penjualan (marketing sales) Ciputra tahun ini mampu tumbuh 73 persen menjadi Rp6,35 triliun. Sampai akhir Maret 2012, Ciputra telah berhasil mencatat marketing sales senilai Rp1,54 triliun.

Dalam mengejar target tersebut, perseroan mengandalkan produk penjualan properti perumahan, sebagai sumber pendapatan terbesar, dibanding produk hunian lainnya.

Menurut Direktur Keuangan Ciputra Tulus Santoso, produk perumahan merupakan produk langsung jual. "Perumahan paling banyak, karena produknya dijual. Hingga kini kami sudah membangun 43 residensial di 32 kota di Indonesia," katanya, di sela-sela Media Gathering Anugerah Karya Jurnalistik Grup Ciputra, di Jakarta, Selasa (10/4/2012).

Tahun ini Ciputra Developmen juga mengembangkan usahanya (ekspansi) hingga ke tiga negara di Asia, seperti Vietnam, Kamboja dan China.
Pada tiga negara tersebut, Ciputra membangun residensial berupa perumahan residensial dan townhouse serta apartemen.

"Di China kami membangun landed house sekira lima kluster dengan dana Rp1 triliun, di Hanoi, Vietnam, dananya sekira Rp750 miliar, lima kluster perumahan dan apartemen, dan di Kamboja sekira Rp250 miliar, untuk bangun landed house dua kluster," kata Tulus.

Selain itu, tahun ini Ciputra juga telah mempersiapkan sejumlah proyek properti baru, di antaranya perumahan Citraland Denpasar, dan pembangunan Ciputra World 1,2,3.

"Kami juga akan membangun budget hotel di Bandung, Yogyakarta, Semarang, Cirebon, dan Banjarmasin. Dananya untuk satu hotel kurang lebih Rp50 miliar dengan luas sekira 5.000 m2. Dana itu berasal dari kas internal," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama Ciputra juga memaparkan corporate overview yang mana pada tahun ini nantinya juga akan dibangun Yogya 2 residendial, di Semarang Pekanbaru, Medan, Palu, Pangkalpinang, Jambi, Pekanbaru, dan Ciputra World di Surabaya.

"Untuk tahun ini belanja modal (capex) Ciputra secara keseluruhan mencapai Rp10 triliun, Rp2 triliun untuk membangun proyek di luar negeri dan sisanya untuk pembangunan proyek-proyek di beberapa daerah di dalam negeri," ujar Tulus.

Untuk informasi, Ciputra mencatat laba bersih pada 2011 senilai Rp324,8 miliar mengalami kenaikan yang seiring dengan kenaikan pendapatan 25,9 persen dari Rp258 miliar pada 2010.

Sedangkan pendapatan yang dibukukan Ciputra Development pada 2011 sekira Rp2,18 triliun. Angka ini mengalami kenaikan signifikan 29 persen dari kinerja pada 2010 senilai Rp1,69 triliun.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
14 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
21 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
44 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved