Krisis global bukan ancaman investasi properti mewah

Kamis, 12 April 2012 - 12:37 WIB
Krisis global bukan...
Krisis global bukan ancaman investasi properti mewah
A A A
Sindonews.com - Ancaman krisis global rupanya tidak menghalangi minat investor untuk menanamkan modal pada properti mewah, yang terletak di kota-kota besar dan populer, seperti London, New York, Paris hingga Asia seperti Hong Kong, Singapura, Beijing, dan Tokyo.

Senior Research Manager lembaga konsultan properti global Knight Frank Hasan Pamudji menyatakan bahwa save heaven atau tempat investasi yang aman bukan pada kondisi negara secara umum, tapi lebih spesifik ke wilayah.

"Save heaven itu lokasi bukan negara, daya tarik, bukan kondisi umum. Lifestyle (gaya hidup) itu kan sangat penting, bobot mutu kehidupan (quality life) juga sangat berpengaruh pada investasi properti yang semakin menarik dan menggiurkan," ungkapnya dalam pemaparan The Wealth Report 2012.

Maka, menurutnya, tidak mengherankan jika kota-kota maju dan populer tersebut menjadi global city yang menarik bagi para pemilik modal.

"Untuk Indonesia sendiri meskipun secara umum pasar properti terus tumbuh positif, namun masih perlu banyak belajar dan perbaikan di segala sisi," ujarnya.

Hasan juga menambahkan, aspek gaya hidup, ekonomi, politik, dan kualitas masyarakat menjadi kekuatan utama untuk menjadi global city yang maju sesuai yang dicita-citakan.

"Jika Jakarta ingin jadi global city yang semakin diperhitungkan, maka harus ada perubahan. Di Indonesia kan hukum atau regulasi yang diberlakukan pemerintah kita kan main pukul rata saja. Ke depan saya harap mulai dapat dipilah-pilah sesuai aspek masing-masing," imbuh Hasan.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
33 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
44 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
45 menit yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
1 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved