OCBC NISP Syariah sasar pembiayaan properti

Senin, 16 April 2012 - 17:24 WIB
OCBC NISP Syariah sasar...
OCBC NISP Syariah sasar pembiayaan properti
A A A
Sindonews.com - Bank OCBC NISP Syariah membidik pembiayaan properti berbasis syariah untuk mengejar target laba bersih Rp7 miliar hingga akhir tahun. Hingga akhir Maret 2012, perusahaan sudah mampu meraup laba bersih sebesar Rp4 miliar dengan total pembiayaan syariah untuk properti sebesar Rp100 miliar.

"Sampai akhir Maret 2012, laba bersih perusahaan sudah Rp4 miliar. Kami berharap tahun ini bisa lebih besar dari perolehan di tahun kemarin," ujar Head of Syariah Business Unit OCBC NISP Koko Tjatur Rachmadi saat menghadiri seminar bertema Islamic Finance News Forum Indonesia di Hotel Mulia Jakarta, Senin (16/4/2012).

Pada 2011 OCBC NISP Syariah mampu membukukan laba bersih hingga mencapai Rp7 miliar. "Kami sangat yakin laba tahun ini akan lebih besar lagi," tegasnya. Upayanya menembus laba bersih senilai Rp7 miliar di 2012.

Koko mengatakan, OCBC NISP Syariah sedang memfokuskan penyaluran pembiayaan ke sektor properti syariah. Hingga Maret 2012, total penyaluran pembiayaan di sektor properti sudah mencapai Rp100 miliar. "Kami menargetkan tahun ini bisa sebesar Rp135 miliar dan sebesar 100 persen pembiayaan kami ke sektor properti," ujarnya.

Koko menjelaskan, fokus perusahaan ke sektor properti juga mendapat dukungan dari developer yang bermitra dengan bank konvensional, OCBC NISP. "Seluruh pembiayaan kami di sektor properti berjangka panjang," tambahnya.

Disamping itu sejauh ini kontribusi OCBC NISP Syariah terhadap total portofolio OCBC NISP belum mampu menembus angka 10 persen menurut Koko. "Kontribusi kami masih kecil, market share-nya (OCBC NISP Syariah) baru tiga persen. Tetapi kami yakin laba bersih bisa lebih besar di tahun ini, karena financing kami sudah berjalan baik," ungkapnya optimistis.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
3 menit yang lalu
MPMInsurance Bayar Klaim...
MPMInsurance Bayar Klaim Properti Rp1,2 Miliar Akibat Cuaca Ekstrem
19 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
30 menit yang lalu
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
40 menit yang lalu
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved