Bandung butuh transportasi massal yang sinergis

Kamis, 19 April 2012 - 10:01 WIB
Bandung butuh transportasi...
Bandung butuh transportasi massal yang sinergis
A A A


Sindonews.com - Ekonomi Kota Bandung semakin menggeliat. Pertumbuhan itu pula yang mempengaruhi semakin padatnya lalu lintas di kota ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Edi Siswadi mengatakan, kota ini membutuhkan transportasi umum yang bersinergi dengan moda lainnya.

“Memang pertumbuhan penduduk pun semakin tinggi. Ditambah dengan dibukanya tol Cipularang beberapa waktu lalu semakin menambah beban transportasi di Kota Bandung,” ujar Edi saat berbincang-bincang dengan SINDO, Rabu 18 April 2012.

Beban itu bertambah, terutama menjelang libur panjang atau weekend, sementara moda transportasi tidak memadai sehingga membuat overload. “Akhirnya kemacetan pun merata, sedangkan panjang jalan yang ada tidak pernah bertambah, tapi kendaraan yang justru bertambah,” ungkapnya.

Menurut Sekda, meskipun Kota Bandung memiliki jalan layang Pasupati, namun hanya sedikit mengurangi beban kemacetan. “Untuk itu, harus ada gerak cepat dalam pembenahan transportasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya.

Jangka pendek, lanjut Edi, bisa dengan mengaktifkan kembali Trans Metro Bandung (TMB) koridor I yang beberapa waktu lalu sempat terhambat. “Bila perlu, ya dimaksimalkan yakni dengan dioperasionalkan seluruh armadanya. Pengelolaannya pun harus benar, baik oleh pihak ketiga maupun swakelola,” tuturnya.

Sementara jangka panjangnya diperlukan penataan ulang jaringan atau rute angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. “Sinergikan dengan transportasi lain dengan mengampanyekan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi,” ucap Edi.

Untuk pembebasan masalah kemacetan juga disarankan Edi ada penambahan tanda penunjuk arah untuk mempermudah pengendara. “Terkadang banyak wisatawan yang terjebak karena minimnya petunjuk arah dan akhirnya menimbulkan kemacetan,” ujarnya.

Edi berharap moda transportasi di Kota Bandung bisa lebih baik lagi. “Jika moda transportasi itu tergolong baik, maka ke depan pertumbuhan ekonomi warganya pun semakin meningkat,” ungkap Edi.

Terkait TMB koridor I, menurut Sekda, setidaknya menjadi moda transportasi andalan meskipun belum maksimal. “Memang kami akui masih belum maksimal, tetapi setidaknya itu bisa membantu mengurangi masalah transportasi massal di Kota Bandung,” ujar Edi. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved