Pembatasan BBM syarat kepentingan asing

Sabtu, 21 April 2012 - 14:31 WIB
Pembatasan BBM syarat...
Pembatasan BBM syarat kepentingan asing
A A A
Sindonews.com - Rencana pemerintah untuk melakukan kebijakan pembatasan atau pengendalian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dinilai banyak mengandung muatan kepentingan asing.

Pasalnya, dengan kebijakan tersebut, SPBU lokal yaitu milik Pertamina akan kewalahan bersaing dengan dengan SPBU asing seperti Shell, Petronas, maupun Total khususnya dalam pelayanan dan ketersediaan fasilitas yang baik.

"Kebijakan ini rumit dan ada kepentingan asing, saya menduga menolak kenaikan BBM itu ada intervensi asing. Karena dengan pembatasan, SPBU asing diuntungkan," ungkap Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, Jakarta, Sabtu (21/4/2012).

Buruknya pelayanan SPBU lokal tersebut, dikhawatirkan akan memicu beralihnya, konsumen BBM ke SPBU asing. Hal tersebut terlepas dari tingginya nasionalisme rakyat Indonesia. "Pelayanan pertamina ini kalah dengan asing," tambahnya

Kemudian menurutnya, diberlakukannya pembatasannya, Pertamina sebagai pengelola pertamax dinilai belum memiliki kekuatan yang cukup untuk memproduksi pertamax karena jumlah kilang yang terbatas. Dan akhirnya pertamina akan mengimpor Pertamax dari luar negeri.

"Pertamax akan banyak diimpor karena kemampuan pertamina kurang kilangnya kurang. Ini yang ditunggu asing. Industri minyak asing diuntungkan. Harus impor dan sebagainya," pungkasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
36 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved