SBY minta Jero Wecik jemput jenazah Widjajono

Sabtu, 21 April 2012 - 16:19 WIB
SBY minta Jero Wecik...
SBY minta Jero Wecik jemput jenazah Widjajono
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mendapatkan laporan meninggalnya Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo di Gunung Tambora, di Kepulauan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Bapak Presiden telah dilaporkan oleh Pak Menteri ESDM sekitar puku 15.30 WIB," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/4/2012).

Lebih lanjut, Julian menambahkan, Presiden meminta kepada Menteri ESDM Jero Wacik untuk menjemput almarhum di Sumbawa, NTB dan menangani proses selanjutnya.

Seperti diketahui, saat mendaki Gunung Tambora, Widjajono kekurangan zat asam. Almarhum diduga kelelahan saat mendaki di koordinat Gunung Tambora yaitu 08 derajat 15' LU, 118 derajat 00' BT.

Kabar meninggalnya Widjajono juga dibenarkan Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo. "Betul, katanya barusan meninggal dunia," terangnya dihubungi terpisah.

Berdasarkan informasi keluarga, proses evakuasi Widjajono ke Bali masih terus diupayakan. Cuaca buruk menjadi kendala utama dalam proses evakuasi itu. Sementara itu, pihak keluarga saat ini sedang menyusul dan berusaha menjemput Widjajono.

Sebagai informasi, Widjajono lahir di Magelang, 16 September 1951, dikenal sebagai pengamat perminyakan. Selain menjabat sebagai Wamen ESDM, saat ini dia juga masih tercatat sebagai anggota Dewan Energi Nasional.

Widjajono dikenal sebagai Wamen yang nyentrik dengan potongan rambutnya yang tak terlihat rapi ini. Di balik kesibukannya sebagai pengajar dan wamen, Widjajono punya hobi yang menantang, yaitu naik gunung. Hampir seluruh gunung-gunung tinggi di Indonesia sudah didakinya.

Beberapa gunung di luar negeri pun sudah pernah disambangi Widjajono. Sejak kuliah dirinya memang dikenal suka mendaki gunung dan ikut dalam organisasi pecinta alam di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Berdasarkan informasi di lapangan, kondisi berkabut membuat tim evakuasi yang menggunakan helikopter belum bisa melakukan evakuasi Widjajono. Helikopter yang dipergunakan ini adalah milik PT Newmont Nusa Tenggara.

Widjajono dan tim mulai menuju Gunung Tambora kemarin, pukul 14.00 WITA. Selanjutnya, dia baru melakukan pendakian pada pagi hari ini. Ketika sampai di salah satu pos, tiba-tiba dia mengeluh kesakitan dan jantungnya bergerak dengan cepat. (san)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved