Rentenir kian cekik pedagang pasar Kulonprogo

Rabu, 25 April 2012 - 10:50 WIB
Rentenir kian cekik...
Rentenir kian cekik pedagang pasar Kulonprogo
A A A
Sindonews.com - Praktik peminjaman uang oleh rentenir di sejumlah pasar tradisional di Kulonprogo semakin mengkhawatirkan. Uang yang dipinjamkan kepada pedagang pasar dengan bunga di atas 20 persen sangat memberatkan pedagang.

Tidak sedikit pedagang yang bangkrut akibat ulah rentenir ini. Suharyadi, 45,pedagang Pasar Kenteng Nanggulan mengatakan, hampir semua pedagang di pasar tersebut memiliki utang dengan rentenir. Mereka memilih berutang kepada rentenir karena prosesnya cepat dan mudahmeskibunganya memberatkan.

“Teman-teman pedagang sudah tahu pinjam uang di rentenir bunganya tinggi, tapi itu satu-satunya cara untuk mendapatkan modal dengan cepat,” katanya kemarin. Bunga yang ditawarkan rentenir sangat tinggi.Di pasar tersebut, sedikitnya ada 20 rentenir yang beroperasi dengan mematok bunga 20 persen per hari pasaran penanggalan Jawa (lima hari). Misalnya, pinjam Rp50 ribu maka harus mengembalikan Rp60 ribu dalam tempo lima hari atau Rp12 ribu per hari.

Lurah Pasar Kenteng Margono menerangkan, di pasar tersebut ada sekitar 20 rentenir yang beroperasi.Para rentenir ini meminjamkan uang dengan bunga harian yang cukup tinggi. Banyaknya rentenir yang beroperasimembuatpedagangbisa meminjam kepada 3–5 rentenir. “Mereka beroperasi sejak pagi dengan mendatangi semua pedagang.Mereka juga sangat leluasa karena tidak ada saingan dari lembaga perbankan yang lain,”ungkap Margono.

Akibat ulah rentenir ini,banyak pedagang yang tidak bersedia membayar retribusi pasar kepada petugas.Alasannya, tidak punya uang karena sudah digunakan untuk membayar cicilan utang rentenir. Anggota Komisi II DPRD Kulonprogo Muhyadi mengatakan, langkah yang bisa dilakukan mencegah rentenir adalah penguatan internal pedagang. “Perlu juga mendorong regulasi yang memudahkan akses pedagang meminjam modal,” kata Muhyadi.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
24 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
57 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved