Potensi masuk pasar Eropa semakin besar

Jum'at, 27 April 2012 - 10:40 WIB
Potensi masuk pasar...
Potensi masuk pasar Eropa semakin besar
A A A
Sindonews.com – Peluang masuknya produk Bandung ke pasar Uni Eropa semakin besar. Sebab, kerja sama Indonesia-Uni Eropa melalui Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) telah dibuka.

Ketua Kadin Kota Bandung Deden Y Hidayat mengatakan, hubungan kerja sama Indonesia-Uni Eropa yang saat ini masih digagas, bisa menjadi peluang bagi pelaku usaha asal Bandung untuk memperluas pangsa pasar ke kawasan Eropa.Produk- produk yang berpotensi di kembangkan di antaranya TPT, sepatu, kuliner, aksesori, kerajinan, dan lainnya.

“Produk TPT termasuk salah satu sektor yang sangat potensial masuk ke pasar Eropa. Namun demikian, produk lainnya juga memiliki peluang yang sama,” jelas Deden Y Hidayat di Bandung.

Pengusaha Bandung juga bisa memanfaatkan produk dari luar Bandung untuk dikemas dan diperdagangkan di Eropa. Menurut dia,produk dari Indonesia lebih berpeluang masuk pasar Eropa ketimbang ke negara lainnya. Apalagi, daya beli penduduk Eropa cukup tinggi.

Kondisi tersebut ditopang oleh pendapatan per kapita yang cukup besar.Walaupun sejumlah negara di Eropa mengalami krisis, hal itu tidak terlalu berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Tapi untuk bisa tembus ke pasar Eropa, pengusaha Bandung harus memenuhi standar kualitas produk sesuai klasifikasi yang mereka harapkan.

“Sebelum menyasar market Eropa, standar kualitas produk harus diperbaiki. Ini menjadi tantangan bagi pengusaha kita, di tengah semakin mahalnya bahan baku produk,”timpal dia.

Ketika disinggung adanya kekhawatiran sejumlah kalangan terhadap kerja sama Indonesia-Uni Eropa, Deden mengaku, kerja sama tersebut tidak akan berdampak negatif apabila pengusaha Indonesia telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Apalagi, kerja sama perdagangan kedua negara direncanakan mulai tahun 2015.

“Kalau pengusaha kita siap, justru akan mendatangkan keuntungan bagi ekonomi Indonesia. Saya kira, kejadiannya tidak akan seperti perdagangan Indonesia-China. Karena, saat ini kita akan lebih siap,” pungkas dia.

Namun demikian, Kadin Kota Bandung berharap,pemerintah lebih bijak dalam menentukan poin-poin kerja sama perdagangan Indonesia-Uni Eropa, agar menguntungkan kedua belah pihak. Hal itu penting untuk melindungi produk dalam negeri dari gempuran produk impor.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
30 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
49 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved