Hatta: BBM tidak naik hingga akhir tahun

Minggu, 29 April 2012 - 15:24 WIB
Hatta: BBM tidak naik...
Hatta: BBM tidak naik hingga akhir tahun
A A A


Sindonews.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, memprediksi tidak akan ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga akhir tahun 2012 nanti. Alasannya, sesuai dengan kondisi harga minyak mentah dunia saat ini, yang masih berada jauh di bawah harga USD120,75.

Hal tersebut menurutnya, sejalan dengan yang diinginkan oleh kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), tepatnya dalam pasal 7 ayat 6a yang menyebutkan bahwa, BBM bisa dinaikkan apabila harga minyak mentah sudah mencapai seharga USD120,75.

“Sekarang masih jauh di bawah itu, jadi tidak mungkin. Hingga akhir tahun 2012, kita sulit untuk menaikkan harga BBM, hanya BBM sekarang ini hanya perlu dikendalikan,” ujar Hatta Rajasa di Kabupaten Bangkalan, Minggu (29/4/2012).

Hatta yang datang ke Kabupaten Bangkalan dalam rangka menghadiri resepsi putera Bupati setempat menjelaskan, meski dalam waktu dekat tidak akan ada kenaikan harga BBM, dia mengaku masih memikirkan berbagai alternatif guna untuk melakukan penghematan BBM.

Salah satunya, dengan melakukan pembatasan BBM. Menurutnya, rencana tersebut hingga saat ini belum bisa diputuskan, karena masih harus dipikirkan lebih luas dan diteliti dengan baik. Utamanya yang berkaitan dengan dampak terhadap masyarakat, sehingga kalau ada pembatasan BBM bisa diterima dengan baik.

“Beberapa alternatif sedang difikirkan dan dikerjakan oleh mentri ESDM. Pada saat yang tepat di bulan Mei nanti akan disampaikan. Intinya harus bisa tersosialisi dengan baik dan perlu pengendalian, bukan pembatasan,” ungkapnya.

Hatta menambahkan, sudah tidak mungkin untuk menaikan harga BBM dari pada berspekulasi. Ke depan, menurutnya harus memikirkan kalau BBM tidak naik sampai akhir tahun, APBN harus tetap dikendalikan agar sehat dan pertumbuhan harus tercapai secara maksimal.

Adapun bentuk pengendalian agar APBN tetap sehat, minimal tidak ada penyelundupan dan penyalahgunaan BBM. Semisal, menurutnya, perkebunan dan pertambangan besar jangan makai minyak bersubsisi. “Caranya pemerintah daerah harus ikut mengawasi, yakni dengan membentuk tim pengendali,” ucapnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved