Bisnis hotel di Bandung kian menjanjikan

Senin, 30 April 2012 - 16:24 WIB
Bisnis hotel di Bandung...
Bisnis hotel di Bandung kian menjanjikan
A A A
Sindonews.com - Bisnis hotel berbintang di kota Bandung semakin menjanjikan, seiring semakin banyak maskapai penerbangan yang membuka rute baru ke Bandung. Hal ini menyebabkan sejumlah pelaku bisnis hotel berbintang di Bandung optimis bisnisnya akan semakin berkembang

General Manager Hotel Anggrek Gandasari Aditya mengatakan optimistisme terjadi lantaran sejumlah maskapai akan membuka rute baru dari dan menuju Bandung dengan destinasi lokal dan internasional. Kondisi tersebut, menurutnya, dipastikan akan semakin menarik minat wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan mancanegara (wisman) menginap di Bandung.

Menurut dia, dalam beberapa bulan terakhir, okupansi kamar hotel berbintang di Kota Bandung cenderung meningkat. Saat weekday, okupansi hotel berbintang bisa lebih dari 70 persen. Kondisi tersebut terus membaik saat akhir pekan.

“Selama beberapa bulan terakhir, okupansi hotel berbintang ada peningkatan. Saat weekday bisa sampai 75 persen,” jelas Aditya di Hotel Anggrek Gandasari, Jalan Seram, Kota Bandung, Senin (30/4/2012).

Diakuinya, semakin menjanjikannya tingkat hunian hotel berbintang juga diikuti harga sewa kamar yang berkualitas. Dengan okupansi diatas 70 persen, harga jual kamar rata-rata Rp450 ribu per hari.

Menurut dia, peningkatan tersebut disebabkan adanya penerbangan yang mengkoneksikan Bandung dengan sejumlah destinasi lokal dan internasional. Selain, kecepatan akses antara Bandung-Jakarta. Sejumlah perusahaan di Jakarta, lebih memilih menggelar meeting di Bandung dengan jarak tempuh perjalanan dua jam saja.

“Saat ini, masyarakat yang datang ke Bandung lebih memilih menginap di hotel berbintang dengan kualitas terjamin dan harga tidak terlalu jauh dari hotel melati. Ini cukup baik bagi kami, pengelola hotel berbintang,” jelas Aditya.

Namun demikian, membaiknya tingkat hunian kamar hotel di Bandung, semestinya dibarengi komitmen pemerintah Kota Bandung untuk memperbaiki insfrastruktur kota. Pemkot Bandung mesti mencari solusi agar sejumlah ruas jalan setrategis di Bandung seperti Jalan Djunjunan, tidak macet.

“Misalnya di Gerbang Tol Pasteur. Hampir setiap akhir pekan selalu macet parah. Padahal itu pintu masuk ke Bandung. Kalau kondisinya seperti itu terus, nanti masyarakat yang berkunjung ke Bandung bisa bosan,” timpal dia.

Membaiknya okupansi hotel berbintang di Kota Bandung, juga diakui Publik Relation Grand Royal Panghegar Restina Setiawan. Menurut dia, dalam bebepa bulan terakhir, okupansi kamar hotel meningkat. Namun, Restina tidak menyebutkan lebih jauh berapa peningkatan tersebut. “Iya benar, ada peningkatan hunian,” jelas dia singkat. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
15 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
1 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
5 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved