Ditopang Permintaan Domestik, Ekonomi Diyakini Akan Tumbuh di Atas 5%

Sabtu, 04 Mei 2024 - 12:30 WIB
loading...
Ditopang Permintaan...
Pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2024 diyakini bisa tumbuh di atas 5% ditopang permintaan dalam negeri. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) meyakini perekonomian nasional bisa tumbuh di atas 5% di kuartal I-2024, meski dibayangi ketidakpastian global. Kuatnya permintaan dalam negeri disebut sebagai pendorong pertumbuhan tersebut.

Hal tersebut diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam paparan hasil rapat triwulanan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), secara virtual, Jumat (3/5) lalu. "Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2024 diperkirakan akan tetap berada di atas 5%," tegasnya.

Baca Juga: Penyitaan Aset Rusia Bikin RI dan Arab Saudi Khawatir, Ini Alasannya

Menurut Sri Mulyani, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan didorong oleh permintaan dalam negeri yang menguat, baik dari sisi konsumsi pemerintah maupun rumah tangga. Dari sisi pemerintah, kata dia, negara telah melakukan sejumlah belanja yang bersifat front loading atau dikeluarkan terlebih dahulu.

"Seperti, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ASN yang diberikan 100%. Ini memberikan dukungan pada belanja pemerintah yang memperkuat belanja masyarakat atau daya beli masyarakat," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved