Pembatasan BBM tak pengaruhi penjualan mobil baru

Selasa, 01 Mei 2012 - 10:41 WIB
Pembatasan BBM tak pengaruhi...
Pembatasan BBM tak pengaruhi penjualan mobil baru
A A A


Sindonews.com - Wacana pemerintah yang akan membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai hari ini tidak berpengaruh terhadap penjualan kendaraan baru di Yogyakarta.

Justru kebijakan ini diyakini menguntungkan sejumlah dealer mobil. Masyarakat Yogyakarta akan banyak memilih kendaraan keluarga (city car) dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc.

Marketing Manager PT KIA Motor, Taufik Abdullah, mengatakan, penjualan kendaraan baru di tempatnya cukup stabil. Setiap bulan mampu melepas 200–250 unit kendaraan keluarga. Jenis Picanto dengan kapasitas mesin 1.200 cc paling banyak diminati. ”Tidak ada masalah, penjualan tetap normal,” ungkap Taufik di Yogyakarta, Senin 30 April 2012.

Masyarakat kebanyakan memilih kendaraan keluarga dengan kapasitas mesin kecil. Dengan demikian, rencana pembatasan tidak akan banyak berpengaruh terhadap penjualan. ”Kita malah merasa diuntungkan, sangat mungkin akan ada yang beralih ke kendaraan kecil,” ujarnya.

KIA motor sebenarnya juga mengeluarkan produk dengan kapasitas mesin lebih besar yaitu 2.000 cc. Sebelum ada pembatasan, minat masyarakat terhadap produk ini juga rendah. Setiap bulan hanya 10 unit yang terjual.

Kendati demikian, dia optimistis penjualan kendaraan jenis ini tidak bermasalah. Alasannya, sudah ada pangsa pasar pembeli yang menyukai untuk mesin besar.

General Manager PT Sumber Baru Mobil Harryawan Wibowo juga menyampaikan hal serupa. Penjualan mobil tidak terpengaruh rencananya konsumsi BBM bersubsidi.Dia beralasan, Suzuki banyak memiliki varian produk dengan kapasitas mesin kecil. Praktis, konsumen bebas memilih sesuai selera kendaraan dengan mesin di bawah 1.500 cc. Setidaknya penjualan justru semakin meningkat hingga 300–350 unit/bulan. ”Selain mesin kecil, bagasi kita cukup luas dan itu diminati pembeli,” ujarnya lagi.

Asisten Manajer Marketing Sumber Baru Mobil Erwin menambahkan, Suzuki telah mengeluarkan produk baru yaitu Ertiga yang diperkenalkan di Jakarta sepekan lalu.Ternyata produk mampu bersaing dengan kendaraan sekelas di pasar Yogyakarta.

Terbukti sebelum dirilis di DIY, sudah ada 250 pembeli yang memesan. ”Rencananya, Sabtu (5/5) baru kita launching, tapi sudah banyak yang pesan,”tandasnya.

Suzuki juga memiliki pangsa pasar untuk jenis pikap yang belum ada tandingannya. ”Carry pikap masih mendominasi penjualan kendaraan niaga. Mobil lebih irit, ini yang diminati masyarakat,” pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
34 menit yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
1 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
3 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
7 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
15 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
15 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved