Penyaluran BBM PSO mencapai 14,1 juta KL
Selasa, 01 Mei 2012 - 18:02 WIB
Penyaluran BBM PSO mencapai 14,1 juta KL
A
A
A
Sindonews.com - Realisasi penyaluran BBM Public Service Obligation (PSO) yang menjadi tanggung jawab PT Pertamina (Persero) sesuai dengan APBNP 2012 hingga 30 April telah mencapai 14,1 juta KL dalam 4 bulan pertama secara nasional. Hal ini adalah 107,4 persen terhadap kuota pada periode berjalan yang ditetapkan sebesar 13,2 juta KL.
Berdasarkan data penyaluran BBM PSO oleh Pertamina per 30 April 2012, realisasi penyaluran Premium telah menyentuh angka 8,9 juta KL atau 110 persen dari kuota yang ditetapkan, yaitu sebesar 8,1 juta KL. Adapun, realisasi penyaluran Solar pada periode yang sama mencapai 4,9 juta KL atau 107 persen dari kuota Pertamina dalam APBNP 2012 pada periode berjalan sebesar 4,6 juta KL.
Adapun, realisasi penyaluran Kerosene justru terus mengalami penurunan seiring dengan pelaksanaan program konversi pemakaian Kerosene masyarakat ke LPG. Realisasi penyaluran Kerosene mencapai 410 ribu KL atau 73,1 persen terhadap kuota.
“Jika diakumulasikan, total penyaluran mencapai 14,1 juta KL atau 107,4 persen dari kuota yang ditetapkan. Jika dibandingkan dengan penyaluran pada periode yang sama tahun lalu, realisasi ini menunjukkan pertumbuhan di atas 10 persen,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun, pada siaran persnya di Jakarta, Senin (1/5/2012).
Berdasarkan daerah penyalurannya, dari 33 provinsi di Tanah Air, 23 provinsi di antaranya telah mengalami kelebihan kuota dengan rata-rata realisasi penyaluran 107 persen. Di daerah-daerah yang memiliki kuota BBM PSO terbesar, meliputi Sumatera Utara, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur realisasi penyalurannya rata-rata 113,2 persen terhadap kuota.
DKI Jakarta dan Jawa Barat mengalami kelebihan penyaluran paling besar, yaitu masing-masing 128 persen dan 116 persen. “Kelebihan penyaluran di kedua daerah ini terutama dipicu oleh penyaluran Premium. Penyaluran Premium di DKI Jakarta dan Jawa Barat masing-masing mencapai 136 persen dan 119 persen terhadap kuota,” tandasnya. (ank)
Berdasarkan data penyaluran BBM PSO oleh Pertamina per 30 April 2012, realisasi penyaluran Premium telah menyentuh angka 8,9 juta KL atau 110 persen dari kuota yang ditetapkan, yaitu sebesar 8,1 juta KL. Adapun, realisasi penyaluran Solar pada periode yang sama mencapai 4,9 juta KL atau 107 persen dari kuota Pertamina dalam APBNP 2012 pada periode berjalan sebesar 4,6 juta KL.
Adapun, realisasi penyaluran Kerosene justru terus mengalami penurunan seiring dengan pelaksanaan program konversi pemakaian Kerosene masyarakat ke LPG. Realisasi penyaluran Kerosene mencapai 410 ribu KL atau 73,1 persen terhadap kuota.
“Jika diakumulasikan, total penyaluran mencapai 14,1 juta KL atau 107,4 persen dari kuota yang ditetapkan. Jika dibandingkan dengan penyaluran pada periode yang sama tahun lalu, realisasi ini menunjukkan pertumbuhan di atas 10 persen,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun, pada siaran persnya di Jakarta, Senin (1/5/2012).
Berdasarkan daerah penyalurannya, dari 33 provinsi di Tanah Air, 23 provinsi di antaranya telah mengalami kelebihan kuota dengan rata-rata realisasi penyaluran 107 persen. Di daerah-daerah yang memiliki kuota BBM PSO terbesar, meliputi Sumatera Utara, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur realisasi penyalurannya rata-rata 113,2 persen terhadap kuota.
DKI Jakarta dan Jawa Barat mengalami kelebihan penyaluran paling besar, yaitu masing-masing 128 persen dan 116 persen. “Kelebihan penyaluran di kedua daerah ini terutama dipicu oleh penyaluran Premium. Penyaluran Premium di DKI Jakarta dan Jawa Barat masing-masing mencapai 136 persen dan 119 persen terhadap kuota,” tandasnya. (ank)
()