Amandemen kedua perjanjian divestasi saham NNT diteken

Kamis, 03 Mei 2012 - 13:00 WIB
Amandemen kedua perjanjian...
Amandemen kedua perjanjian divestasi saham NNT diteken
A A A
Sindonews.com - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Nusa Tenggara Partnership B.V. telah menandatangani Amendemen kedua Perjanjian Jual Beli Saham Divestasi tujuh Persen PT Newmont Nusa Tenggara (NTT).

Penandatanganan tersebut telah dilakukan pada Rabu 2 Mei 2012 kemarin. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala PIP Soritaon Siregar bersama Blake Rhodes dan Toru Tokuhisa dari Nusa Tenggara Partnership B.V. di kantor PIP, Graha Mandiri, Jalan Imam Bonjol 61, Jakarta.

Sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterbitkan PIP di Jakarta, Kamis (3/5/2012), penandatangan amendemen kedua ini dilakukan mengingat sampai saat ini syarat-syarat efektif yang disepakati dalam Amendemen Perjanjian Jual Beli yang ditandatangani pada 3 November 2011 belum terpenuhi.

Dengan amendemen kedua ini, Pusat Investasi Pemerintah dan Nusa Tenggara Partnership B.V. bersepakat untuk memperpanjang jangka waktu pemenuhan syarat efektif perjanjian jual beli tersebut hingga 6 Agustus 2012.

Ini dilakukan guna memberikan waktu kepada kedua belah pihak untuk bertindak dengan itikad baik memenuhi kewajiban masing-masing. Disetujuinya Amendemen ini dilatari oleh keinginan yang kuat dari Nusa Tenggara Partnership B.V. dan Pusat Investasi Pemerintah untuk merealisasi perjanjian jual beli ini.

Baik Nusa Tenggara Partnership B.V. maupun PIP meyakini bahwa tujuan divestasi saham NNT akan menciptakan manfaat yang optimal baik bagi NNT maupun masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Nusa Tenggara Barat pada khususnya, apabila PIP menjadi pemegang tujuh persen saham NNT.

Amendemen kedua Perjanjian Jual Beli Saham ini ditandatangani oleh keduabelah pihak, disebabkan PIP berkeyakinan bahwa keputusan yang bulat untuk membeli tujuh persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara ini, telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved