Pemprov Jatim bantah kehilangan DBH Migas

Senin, 07 Mei 2012 - 18:47 WIB
Pemprov Jatim bantah...
Pemprov Jatim bantah kehilangan DBH Migas
A A A
Sindonews.com - Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur Dewi J Putriatni menepis jika Provinsi Jawa Timur bakal kehilangan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. Hal itu menyusul keluarnya salinan Permendagri nomer 51 tahun 2011. Pihaknya juga mengaku telah menerima salinan putusan tersebut.

Namun, kata Dewi, yang dicabut dalam Permendagri itu hanya lima wilayah kerja saja, sedangkan daerah lainnya tidak. "Itu hanya berlaku untuk 5 wilayah kerja saja. Jadi Provinsi Jatim masih tetap menerima DBH Migas," kata Dewi kepada Wartawan, Senin (7/5/2012).

Ia juga mengatakan, besaran DBH Migas sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat yang dibahas oleh Dirjen perimbangan keuangan, Kementrian Keuangan dan Dirjen Migas.

Mekanismenya, setiap 2 bulan, Pemprov Jatim dan Pemkab/Pemkot daerah penghasil Migas diundang oleh Dirjen Migas. Selanjutnya, dijelaskan berapa DBH Migas yang diterima.

"Biasanya dari Pemda dan Pemkot diwakili oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Dinas ESDM dan Biro Perekonomian," paparnya.

Namun demikian, Pemprov Jatim mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait DBH Migas tersebut. Termasuk pelaksanaan Permendagri itu. "Kita ini loyal pada pemerintah pusat," tukasnya.

Sebagai informasi dalam Permendagri No.08/2007 tersebut menetapkan wilayah kerja yang menjadi kewenangan pengelolaan pemprov Jatim, hanya ada di lima tempat. Yakni, wilayah kerja Sampang PSC (Santos), Wilayah kerja Madura Offshore PSC (Santos), wilayah kerja Poleng TAC (Kodeco energi), wilayah kerja Bawean Blok PSC (Camar Resource Canada) dan Wilayah Kerja Kangean PSC (EMP Kangean). (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved