Asia Tourism Forum ajang evaluasi pariwisata RI

Selasa, 08 Mei 2012 - 13:18 WIB
Asia Tourism Forum ajang...
Asia Tourism Forum ajang evaluasi pariwisata RI
A A A
Sindonews.com - Conference Asia Tourism Forum (ATF) sebagai forum internasional dua tahunan yang mempertemukan pihak industri pariwisata seperti praktisi, akademisi, peneliti, dan pemerintah diharapkan menjadi ajang evaluasi pagi penyelenggaraan pariwisata di Indonesia.

"Lewat forum ini coba renungi kembali, apakah langkah dan konsep pariwisata kita sudah benar atau tidak. Indonesia jangan malu untuk melakukan evaluasi penyelenggaraan pariwisata," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti, usai membuka ATF 2012 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (8/5/2012).

Dia menambahkan hal yang direnungi tersebut misalnya, apakah langkah atau kebijakan pariwisata di Indonesia sudah benar atau keliru. Misalnya dari sisi tenaga kerja, apakah betul sudah ada peningkatan pendapatan atau membuka lapangan kerja. "Itu saya kira yang paling penting," katanya.

Jika selama ini ternyata ada kesalahan kebijakan atau strategi pariwisata, menurutnya, harus dievaluasi. "Kita tidak usah malu untuk mengevaluasi. Karena jangan-jangan yang kita lakukan selama ini terlalu banyak mendatangkan manfaat bagi para pelaku industri berskala besar, tapi bagi usaha kecil itu mungkin belum begitu signifikan," ungkapnya.

Sebab, sambungnya, satu wisatawan asing secara langsung memerlukan 4-5 tenaga kerja, dan secara tidak langsung memerlukan 8-12 tenaga kerja. Lanjut Wiendu, hal itulah yang harus dilihat apakah masyarakat kecil mendapat manfaat atau justru hanya pengusaha besar saja yang untung.

Dia mengaku, evaluasi tersebut sejauh ini belum dilakukan. "Barangkali ini (ATF) momentum bagus untuk lihat diri kita sendiri. Aktor-aktor internasional yang hadir itu kita manfaatkan," ujarnya.

ATF yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung tersebut bertujuan saling bertukar informasi penelitian untuk perkembangan industri pariwisata di Asia. Forum itu dilaksanakan pada tanggal 8-10 Mei 2012 di Gedung Merdeka dan STP Bandung Indonesia yang terpilih sebagai tuan rumah yang ke-10 untuk pelaksanaan event internasional ini.

"Konferensi ini juga bertujuan memfasilitasi pertukaran informasi dan membangun jaringan antara peneliti, praktisi industri pariwisata berskala internasional. Dan juga merumuskan konsep untuk menjadi kebijakan, ajang kolaborasi dan membangun jaringan demi perkembangan pariwisata di Asia," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
19 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
25 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
30 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
30 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved