Tuntutan tambahan kuota BBM Kalimantan tak tepat

Senin, 14 Mei 2012 - 17:54 WIB
Tuntutan tambahan kuota...
Tuntutan tambahan kuota BBM Kalimantan tak tepat
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha, menilai tuntutan para Gubernur di Kalimantan soal kuota BBM yang terlampaui merupakan keputusan yang tidak tepat. Harusnya, dia menuturkan, para gubernur tersebut harus menyelidiki indikasi tidak tercukupinya kuota tersebut. Dia menegaskan, permasalahan utama di daerah Kalimantan adalah penyelundupan.

"Sudah ada temuan BPH Migas kalau di sana, banyak yang diselundupkan untuk industri," ujar Satya kepada Sindonews dalam sambungan teleponnya, Senin (14/5/2012).

Dia menganjurkan, agar para Gubernur jangan hanya melihat permintaan. Karena juga harus disesuaikan dengan kebutuhan BBM disana. Sehingga, kecukupan jatah BBM yang sudah ditetapkan, dapat dipergunakan dengan semestinya.

"Masalahnya kan gubernur itu hanya melihat permintaan. Enggak di Kalimantan saja, di hampir semua daerah juga begitu. Gubernur harus pengawasan juga ikut," tegasnya.

Ketika dikaitkan dengan tuntutan para gubernur di Kalimantan yang meminta kuota menjadi 7,5 persen, menurutnya itu tidak mungkin. Selama penyelundupan itu masih ada, maka berapapun kuotanya tidak akan pernah tercukupi.

"Tidak akan cukup berapapun juga (kalau masih ada penyelundupan). Jadi lima persen yang sekarang itu sebenarnya tercukupi," pungkasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
39 menit yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
4 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
4 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved