Hipmi minta pemerintah pertegas kebijakan energi

Kamis, 17 Mei 2012 - 13:05 WIB
Hipmi minta pemerintah...
Hipmi minta pemerintah pertegas kebijakan energi
A A A
Sindonews.com - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta ketegasan pemerintah mengenai kebijakan energi agar tidak dimanfaatkan para spekulan yang memanfaatkan ketidakpastian.

"Pemerintah harusnya membuat sosialisasi kebijakan energi seperti penghematan maupun kemaikan BBM subsidi yang mengena serta tepat sasaran ke masyarakat," kata Ketua IV bidang Energi Reza Ihsan Rajasa di kantor BPP Hipmi, Gedung Palma One, Rasuna said, Jakarta kemarin.

Menurut Reza, semakin ditundanya kebijakan energi makin menimbulkan ketidakpastian di masyarakat. Dari suara pengusaha sendiri menurut Reza masih belum jelasnya kebijakan energi memang belum berpengaruh secara signifikan terhadap kegiatan bisnis.

"Meski terjadi inflasi, bagusnya harga-harga kebutuhan pokok masih terjaga kestabilannya ditengah ketidakpastian kebijakan energi," terangnya.

Sementara itu secara spesifik mengenai kebijakan energi, pemerintah diminta transparan soal kenaikan harga gas industri. Ketua Hipmi, Raja Sapta Oktohati mengungkapkan, pemerintah harus mengumumkan alasan kenaikan gas dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dari USD6,6 per million metric british thermal unit (mmbtu) menjadi USD10,2.

Menurut Okto, pengusaha tidak keberatan dengan kenaikan harga gas industri, asal pengusaha bisa mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga itu. Artinya, pasokan gas atau infrastruktur bisa dijamin lebih baik.

"Kita jangan berandai-andai kenaikan itu untuk pembangunan infrastruktur. Kita ingin pemerintah transparan bahwa harga gas memang pantas naik," pungkas Okto. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
35 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved