Dahlan pesimis Merpati mampu bangkit

Selasa, 22 Mei 2012 - 11:39 WIB
Dahlan pesimis Merpati...
Dahlan pesimis Merpati mampu bangkit
A A A
Sindonews.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan bahwa dirinya tidak yakin PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) akan terselamatkan dari berbagai persoalan yang membelitnya, walaupun Direktur Utamanya sudah diganti beberapa waktu lalu. Pasalnya, Merpati punya masalah yang lebih hebat, diantaranya kerugian Rp2 miliar per hari.

"Saya tidak yakin bisa hebat, karena persoalannya berat sekali. Kalau enggak ada pergantian, sudah jelas akan tetap kondisinya. Kalau ada pergantian mungkin lebih baik dari itu," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/5/2012).

Mantan bos PLN ini mengatakan, tidak memberikan arahan apapun kepada Dirut yang dipercayakan sekarang. Menurutnya, Rudy Setyopurnomo (Dirut Merpati) sudah tahu apa yang mesti dilakukan. Dia akan melihat perkembangan Merpati kedepan sebelum memastikan untuk melakukan perombakan lagi.

"Belum tahu, kita liat kinerjanya. Merpati secara teknis kan sudah tidak sehat secara korporasi. Utang-utangnya begitu banyak," tambahnya.

Disamping itu, terkait dengan karyawan Merpati yang mengundurkan diri dan berencana memaksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masuk kedalam perusahaan penerbangan ini, Dahlan malah tersenyum dan menjawab singkat. "Baik juga," ujarnya.

Saat ini, Dahlan memikirkan bagaimana bisnis Merpati dalam berjalan sesuai rencana. Disamping menjaga dukungan pemegang saham yang mulai goyang.

"Karena mereka butuh dana Rp250 miliar lagi supaya bisnisnya sesuai dengan rencana. Karena Merpati ini ratusan miliar terus digrojok (diberi bantuan dana). Masak rakyat mau uangnya dipakai terus untuk Merpati," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
5 Teknologi Unggul Rusia...
5 Teknologi Unggul Rusia yang Mampu Mengalahkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved