Pemerintah kucurkan dana tambahan Rp10 M

Rabu, 23 Mei 2012 - 10:18 WIB
Pemerintah kucurkan...
Pemerintah kucurkan dana tambahan Rp10 M
A A A
Sindonews.com - Pemerintah pusat kembali mengucurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan Bandara Kertajati.Suntikan dana pada 2012 ini diperuntukkan bagi pembangunan sisi udara seperti run way, taxi way, lalu lintas udara, dan lainnya. Total dana untuk pembangunan run way sekira Rp2 triliun.

“Tahun ini kita dapat kucuran dana Rp10 miliar untuk pembangunan sisi udara,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dicky Saromi pada acara The 33rd Asean Senior Transport Officials Meeting, 22-24 Mei 2012 di Hotel Grand Royal Panghegar, kemarin.

Menurut dia, sesuai dengan aturan pembagian tugas,pemerintah pusat mendapat jatah membangun sisi udara. Sementara pemerintah daerah membangun sisi darat. Dana untuk pembangunan sisi darat juga mengandalkan patnership. “Saat ini, kita sedang benahi ujungujung landasan untuk konstruksi selanjutnya,” jelas Dicky.

Menurut dia, pembangunan sisi darat di antaranya untuk pengembangan terminal Kertajati. Saat ini, dana untuk pembangunan Kertajati telah menghabiskan dana sekitar Rp250 miliar. Ketika disinggung rencana pembangunan bandara di Karawang, Dicky mengakui, proyek tersebut adalah proyek pemerintah sehingga tidak akan mengganggu rencana pembangunan Kertajati. Apalagi, investasi untuk Kertajati sudah cukup besar.

Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan, pemerintah pusat tetap mendukung rencana Jabar membangun Bandara Kertajati. Pemerintah pusat tetap akan mengucurkan dana dengan mekanisme bertahap. “Anggaran tahun ini dan tahun depan sudah disiapkan. Meskipun akan dicairkan secara bertahap,” jelas dia.

Menurut dia, pembangunan Kertajati telah sesuai dengan RTRW Provinsi Jabar. Namun demikian, dia mengakui, rencana pembangunan bandara di Karawang merupakan alternatif mengalihkan penumpang Bandara Soekarno Hatta.

Kapasitas Bandara Soekarno Hatta sebanyak 26 juta penumpang per tahun. Tapi, saat ini telah menampung 52 juta orang per tahun. “Satu-satunya jalan adalah rehabilitasi bandara.Tapi,kita juga harus siapkan Karawang,” kata dia.

Pembangunan bandara di Karawang juga tak lepas dari rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya. Daerah tersebut juga lebih mudah diakses dari kawasan industri yang ada diJabar dan Jakarta. Upaya konektivitas angkutan umum merupakan upaya mengoneksikan moda transportasi darat, laut, dan udara antara negara-negara ASEAN. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
5 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
5 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
5 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
5 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
6 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved