28 Mei, SBY umumkan gerakan hemat energi

Rabu, 23 Mei 2012 - 17:17 WIB
28 Mei, SBY umumkan...
28 Mei, SBY umumkan gerakan hemat energi
A A A
Sindonews.com - Pemerintah memastikan keputusan penghematan energi yang berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan listrik akan mulai berlaku pada tanggal 28 Mei 2012. Aturan itu akan diumumkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang disertai juga dengan Keputusan Menteri ESDM yang segera diberlakukan.

"Target 28 Mei 2012 akan diumumkan oleh Presiden, beserta Kepmennya akan keluar," ungkap Jero saat ditemui di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (23/5/2012).

Sampai dengan saat ini, Jero mengungkapkan bahwa aturan itu sudah mencapai 90 persen. "Sudah. Jadi persiapan itu sudah hampir 90 persen. Programnya penghematan, diantaranya ada konversi ke gas. Jadi ada empat Kepmen yang akan dikeluarkan, ada mengenai BBM ke gas, ada mengenai penghematan listrik, jadi ada gedung-gedung pemerintah mematikan lampu pada saatnya," jelasnya.

Jero akan segera memanggil Sekretaris Jenderal (Sekjen) di setiap Kementerian. Karena mereka yang akan menjadi penanggung jawab melakukan pengawasan.

"Sekjen akan saya kumpulkan semua. Untuk tindak lanjutnya, kemudian mobil pemerintah tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi. Keempat manajemen energi, jadi harus menghemat penggunaan energi. Jadi jangan membuang-buang sesuatu yang percuma," pungkasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
10 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
43 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
Infografis
Dilanda Kebakaran Hebat,...
Dilanda Kebakaran Hebat, Israel Umumkan Keadaan Darurat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved