Stok gula Sumut tinggal dua bulan

Kamis, 24 Mei 2012 - 11:15 WIB
Stok gula Sumut tinggal...
Stok gula Sumut tinggal dua bulan
A A A
Sindonews.com - Persediaan gula di wilayah Sumatera Utara (Sumut) sudah semakin menipis, karena produksi yang berjalan stagnan bahkan cenderung turun. Cadangan gula yang tersedia saat ini, diperkirakan hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam dua bulan ke depan.

”Stok memang tinggal sekitar 55 ribu ton atau hanya untuk dua bulan alokasi daerah itu,” ujar Staf di Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Utara (Sumut), Idris Nasution di Medan, kemarin.

Menurut dia, stok tersebut merupakan barang dari perdagangan antar pulau. Belum adanya kebijakan impor gula serta berkurangnya produksi dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 2, membuat cadangan semakin menipis. Meski stok tinggal dua bulan, Idris mengatakan, Disperindag akan berupaya mengawal agar tidak terjadi kelangkaan atau lonjakan harga jual gula.

Disperindag sudah meminta distributor untuk memperlancar pasokan serta mencegah adanya spekulasi yang dilakukan pedagang. ”Disperindag juga siap memberikan rekomendasi antarpulau kepada pengusaha untuk bisa terus menambah stok,” katanya.

Sebelumnya, Humas Pabrik Gula Sei Semayang PTPN 2, Eka Damayanti mengakui, produksi pabrik gula Sei Semayang berhenti berproduksi seiring dengan menurunnya penggarapan lahan kebun tebu milik BUMN itu. ”Sudah satu minggu pabrik gula Sei Semayang tidak bisa berproduksi, karena pasokan tebu terhenti,” katanya.

Menurut dia, sebagian tanaman tebu siap panen milik PTPN 2 di sekitar perbatasan Kecamatan Sei Semayang dengan Kota Binjai telah ditebang dan diduduki oleh massa penggarap. Aksi penggarap itu bukan saja mengakibatkan perusahaan merugi sekitar Rp12 miliar akibat berkurangnya produksi, tetapi juga membuat keresahan ratusan pekerja perkebunan dan pabrik gula yang tidak bekerja.

PTPN 2 tidak bisa memastikan kapan pasokan tebu ke pabrik gula Sei Semayang bisa kembali berjalan lancar, karena hingga saat ini aksi massa itu itu belum bisa diamankan. Biasanya pabrik Gula Sei Semayang melakukan produksi gula pasir 25.000 – 30.000 ton per satu kali masa giling. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
40 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
46 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved