Pusat tuding Pemda obral IUP tambang

Kamis, 24 Mei 2012 - 20:58 WIB
Pusat tuding Pemda obral...
Pusat tuding Pemda obral IUP tambang
A A A


Sindonews.com
- Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Bambang Brojonegoro mengungkapkan kesalahan yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam memanfaatkan hak otonomi. Dia menuturkan, Pemda cenderung asal-asalan memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada para pengusaha untuk melakukan eksploitasi.

"Dalam otonomi daerah memang begitu IUP diberikan pemda. Kita kan berpikir positif, harusnya yang benar-benar berpotensi diberikan IUP itu harusnya dilihat, ada potensi, baru diberikan IUP," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (24/5/2012).

Dia menilai, tindakan seperti itu tak lebih dianggap sebagai euforia. Sehingga, tidak memperhatikan efek yang terjadi kedepannya. "Mungkin yang terjadi adanya euforia, artinya berlomba-lomba, ada tambang, potensi sedikit langsung dikasih izin. Nah, yang jadi masalah yang punya izin sebelumnya diambil, diganti izin yang baru, karena bupatinya baru mungkin. Ada yang bilang kabupaten ini kasih ini, jadi tumpang tindih," jelasnya.

Akibat dari tindakan itu, menurut Bambang, jumlah eksploitasi menjadi tak terkendali, termasuk ekspor ke luar negeri. Bambang menegaskan, mineral di Indonesia tidak dalam jumlah yang besar.

"jumlahnya jadi tidak terkendali, ribuan IUP yang keluar, masalahnya mineral kita bukan yang terbesar di dunia dan bukan renewable. Nanti dalam waktu singkat sudah habis. Istilahnya generasi saya saja yang dapat, kalian dapat tanah bolong saja," tambahnya.

Akan tetapi, lanjutnya, kalaupun dikatakan otonomi merupakan inti permasalahan, maka tidak semudah itu juga dapat dihilangkan. "Itu kan complicated, ya sudahlah yang ada saja, kita mengatur tata niaga, ekstraktifnya, dan seterusnya. Meneurut saya itu lebih tepat daripada kita ribut mengambil alih dari daerah ke pusat," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
45 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved