Turki jajaki peluang bisnis

Selasa, 29 Mei 2012 - 09:36 WIB
Turki jajaki peluang...
Turki jajaki peluang bisnis
A A A


Sindonews.com - Sejumlah pelaku bisnis yang tergabung dalam Asosiasi Eksportir Elektronik Turki atau Turkish Electro Technology Exporter’s Association (TET) menjajaki peluang bisnis di Indonesia.

“Kedatangan kami ke Indonesia untuk meningkatkan hubungan bisnis.Tidak hanya ekspor dari Turki tetapi kerja sama kedua negara,” ujar Ketua TET Fatih Kemal Ebiclioglu seusai pertemuan dengan sejumlah pengusaha dalam negeri di Jakarta kemarin.

TET merupakan asosiasi bisnis yang menaungi 7.500 perusahaan elektronik di Turki. Lebih dari 100 pebisnis dan delegasi dari 12 perusahaan ternama asal Turki ikut serta dalam pertemuan tersebut.

Fatih mengatakan, pihaknya selama ini melakukan ekspor ke negaranegara di kawasan Eropa. Namun, karena Turki juga tergabung dalam Uni Eropa, apa yang dilakukan oleh TET selama ini bukanlah suatu kesuksesan. “Kami berusaha untuk meningkatkan hubungan bisnis dan mencari tantangan. Indonesia dipilih karena kesamaan budaya dan hubungan kedua negara juga erat,” tuturnya.

Turki terkenal sebagai produsen peralatan rumah tangga, serat optik, kabel, dan peralatan untuk satelit. Hal pertama yang akan dilakukan TET, lanjut dia, adalah pembangunan pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia. Kerja sama tersebut tidak dalam bentuk fisik saja, tetapi juga melibatkan sumber daya manusia yakni transfer pendidikan.

Lebih lanjut Fatih menjelaskan bahwa pihaknya tertarik untuk menjual beberapa produk di Indonesia seperti peralatan rumah tangga, elektronik, dan kabel.

Fatih menyebutkan, kontribusi penjualan barang elektronik di Indonesia diharapkan akan mencapai USD3 juta. “Kami akan berusaha mencapainya, meski saat ini pengusaha kami masih mempelajari iklim bisnis di Indonesia,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua bidang Industri, Riset dan Teknologi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bambang Sudjagad mengatakan, sangat penting bagi Indonesia dan Turki untuk menjalin kerja sama dagang ini.Menurutnya, Indonesia dipandang sebagai pasar yang sangat potensial oleh Turki.

“Turki bisa menjadi pasar produk crude palm oil (minyak sawit mentah), mineral, batu bara, dan produk-produk tambang lainnya,“ kata Bambang Mengenai rencana masuknya produk elektronik asal Turki, Bambang mengatakan bahwa mereka harus bersaing keras dengan produk asal China dan Jepang jika ingin masuk ke Indonesia.

“Jadi saya kira, perlu ada strategi tersendiri untuk bisa masuk ke Indonesia. Apalagi belum ada perjanjian dagang dengan Turki sehingga cukai yang dikenakan masih tinggi, berbeda dengan China yang sudah ada perjanjian dagang,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Fatih mengatakan ke depan pihaknya berharap ada perubahan kebijakan,terutama dalam soal bea masuk, sehingga produk elektronik buatan Turki dapat bersaing dengan produk Jepang dan China.Fatih menambahkan, produk elektronik dari Turki memiliki nilai kompetitif yang tinggi.

Industri elektronik Turki, jelas dia, adalah yang ketiga terbesar di Eropa. “Kami mengerti bahwa setiap produk memiliki keunikan tersendiri, tapi kami yakin produk kami sangat kompetitif, kami sangat optimistis dengan itu,” tegasnya.

Sektor industri Turki dinilai cukup kuat dan melalui kerja sama yang lebih baik, maka Indonesia diharapkan dapat mengambil manfaat demi menambah pesat pertumbuhan industri nasional. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
3 jam yang lalu
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
11 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
11 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
11 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
12 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
12 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved