Minim ketersediaan valas picu melemahnya rupiah

Selasa, 29 Mei 2012 - 16:16 WIB
Minim ketersediaan valas...
Minim ketersediaan valas picu melemahnya rupiah
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) menyebutkan selama ini perbankan melarikan valas senilai USD2 miliar per hari ke luar negeri. Kondisi ini diindikasikan sebagai salah satu penyebab kejatuhan nilai tukar dolar di Indonesia.

"Dari catatan data, itu mencapai USD400-500 juta tetapi transaksi yang dilakukan bank domestik dengan menempatkan off shore (pasar uang luar negeri) sebesar USD2 miliar per hari, jadi memang potensinya cukup besar," ungkap Deputi Bank Indonesia, Halim Alamsyah dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (29/5/2012).

Dia menyebutkan, hubungan sesama bank domestik di tanah air tidak berlangsung cukup baik. Maka dari itu, persediaan dolar yang awalnya cukup besar menjadi menipis. Sebagai contoh, ketika satu bank memiliki valas yang cukup besar, tidak dibagi ke bank yang kekurangan dan membutuhkan.

Bank-bank tersebut lebih memilih untuk menyimpan dalam pasar uang di luar negeri dengan bunga yang rendah antara 0,1 hingga 0,2 persen.

"Suku bunga (offshore) hanya 0,1-0,2 persen padahal kalau ditempatkan di Pasar Uang Antar Bank (PUAB) bisa dapat 0,3 persen dan sebetulnya lebih untung. Ini tidak sehat untuk banknya dan pasar uang Indoensia karenanya BI jadi perantara dalam hal ini, maka kami terbitkan term deposit dalam dolar (USD)," tandasnya.

BI melalui kebijakannya, akan menjamin ketersedian valas di dalam negeri. Aturan yang akan direalisasikan setelah dua minggu kedepan ini, juga akan tetap menstabilkan nilai rupiah atas dolar AS. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
33 menit yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
1 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
3 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
7 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
15 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
15 jam yang lalu
Infografis
Pertengkaran Trump dan...
Pertengkaran Trump dan Zelensky Picu Perpecahan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved