Permintaan batubara & CPO merosot, neraca perdagangan defisit

Jum'at, 01 Juni 2012 - 15:43 WIB
Permintaan batubara...
Permintaan batubara & CPO merosot, neraca perdagangan defisit
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan pada bulan April 2012 mengalami defisit sebesar USD641,1 juta.

Direktur Statistik Distribusi BPS, Satwiko Darmesto menuturkan penyebab tejadinya defisit adalah penurunan permintaan dunia untuk batubara dan CPO beserta produk turunannya.

Menurutnya, ekspor batubara memang tergantung musim. Saat ini sedang terjadi musim semi di dunia bagian barat, sehingga tidak terlalu membutuhkan batubara untuk penghangat.

"Sedangkan kalau CPO itu mungkin karena permintaan dunia dari produk turunan CPO melemah, dan ini menyebabkan CPO yang biasanya banyak diimpor ke India dan ke China itu turun," ungkapnya saat ditemui di Gedung BPS, Pasar Baru, Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Selain batubara dan CPO, ekspor yang mengalami penurunan drastis juga terjadi pada karet dan tembaga untuk ke Amerika Serikat, Jepang dan Malaysia.

Dirinya mengatakan, selama tahun 2012, April merupakan pertama kali defisit. Jika melihat sebelumnya, April 2008 defisit sebesar USD724 juta, Juli 2008 USD342 juta, dan Juli 2010 USD139 juta. "Untuk tahun 2009 dan tahun 2011 kita tanpa defisit," tambahnya.

kesenjangan yang terjadi antara ekspor dan impor pada bulan April 2012 mengakibatkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD641,1 juta.

Nilai ekspor Indonesia pada April 2012 turun sebesar 7,36 persen menjadi USD15,98 miliar. Sedangkan impor naik sebesar 1,82 persen menjadi USD16,62 miliar.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
19 menit yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
46 menit yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
59 menit yang lalu
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
1 jam yang lalu
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
1 jam yang lalu
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved