Layani mobil PNS, SPBU hanya bisa menjelaskan

Minggu, 03 Juni 2012 - 15:00 WIB
Layani mobil PNS, SPBU...
Layani mobil PNS, SPBU hanya bisa menjelaskan
A A A
Sindonews.com - Baru tiga hari berjalan program pembatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah ternyata sudah dirudung berbagai permasalahan. Program yang melarang kendaraan dinas pemerintah, BUMN dan BUMD mengkonsumsi BBM subsidi tersebut berkecenderungan menyebabkan kendala di Sarana Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU).

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas), menilai dalam hal ini SPBU hanya bertugas memberikan penjelasan dan mengingatkan kepada setiap pengguna kendaraan pelat merah ataupun yang memiliki stiker khusus 'tidak menggunakan BBM bersubsidi', namun sama sekali tidak memiliki wewenang lainnya.

"Pihak kami hanya memberi sebatas penjelasan ke pengguna mobil dinas pemerintah yang ingin mengisi BBM bersubsidi bahwa telah terbit peraturan menteri yang tidak membolehkan kendaraan dinas mengisi BBM bersubsidi,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Hiswana Migas, Mohamad Ismeth, kepada Sindonews.com, Minggu (3/5/2012).

Dalam waktu singkat, sejak Permen ESDM No.12 tahun 2012 resmi dilaksanakan, menurutnya sudah berjalan dengan baik. Namun jika terjadi kenakalan kedepannya oleh para aparatur negara itu, atau bahkan memaksa secara keras, pegawai SPBU akan meminta mereka pergi. "kita jelaskan bahwa aturannya begini secara halus, sampai orang itu mengerti, ya kalau bisa sampai orang itu pergi saja," tuturnya.

Dirinya memastikan, SPBU hanya akan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan pemerintah. Jadi, untuk wilayah sanksipun, Ismeth menekankan bahwa SPBU juga tidak akan campur tangan. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
3 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
4 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
6 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
6 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
7 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
8 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved