Jamsostek klaim jaminan kecelakaan kurang layak

Selasa, 12 Juni 2012 - 08:30 WIB
Jamsostek klaim jaminan...
Jamsostek klaim jaminan kecelakaan kurang layak
A A A
Sindonews.com - Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan, santunan atau klaim jaminan kecelakaan kerja seharusnya mampu memberi jaminan kehidupan yang sama sebelum peristiwa kecelakaan terjadi.

"Minimal santunan tersebut bisa memberi jaminan kehidupan yang layak bagi ahli waris beserta anak-anaknya, seperti sekolah dan kebutuhan sehari-hari," ujar Hotbonar dalam diskusi "Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian" di Jakarta, Senin 11 Juni 2012 kemarin.

Dia mengatakan, besaran santunan kecelakaan kerja sangat tergantung pada besaran upah yang dilaporkan ke PT Jamsostek. Dia mencontohkan, jika seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja sehingga merengut nyawanya, maka diharapkan santunan yang didapat pekerja tersebut dapat menjamin kehidupan yang relatif sama bagi ahli warisnya.

"Harapan tersebut merupakan bentuk ideal dari tujuan jaminan kecelakaan kerja karena pada kenyataannya kehilangan nyawa tidak akan pernah tergantikan, tetapi hendaknya pengusaha bisa mengantisipasi akibat dari risiko kerja, seperti kecelakaan, kematian, tua, dan pemeliharaan kesehatan," katanya.

Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Chazali H Situmorang menuturkan, rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang jaminan sosial nasional sudah selesai.

Dia mengakui, khusus untuk aturan kecelakaan kerja dan kematian, sebagian besar di adopsi dari UU No 3/1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Hal itu terpaksa dilakukan karena UU tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) tidak mengatur secara detil tentang kecelakaan kerja dan kematian.

"Harus diakui UU SJSN terlalu banyak mengatur tentang jaminan pemeliharaan kesehatan di mana terdapat 25 pasal, sedangkan tentang jaminan kecelakaan kerja dan kematian hanya empat atau lima pasal saja," katanya. (san)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
29 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved