Subsidi listrik 2013 bisa tembus Rp100,32 T
Selasa, 12 Juni 2012 - 13:01 WIB
Subsidi listrik 2013 bisa tembus Rp100,32 T
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan exercise subsidi listrik 2013 kepada Komisi VII DPR RI. Melalui formula perhitungannya, subsidi listrik diajukan pada range Rp77,83 triliun-Rp100,32 triliun.
"Kalau Tarif Tenaga Listrik (TTL) nggak naik di 2013, maka subsidi akan mencapai Rp100,32 triliun. Tapi kalau naik di awal Januari 10 persen, maka akan mencapai Rp77,83 triliun. Makanya kita range demikian," ungkap Menteri ESDM Jero Wacik dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (12/6/2012).
Dia menuturkan, perhitungan Rp77,83 triliun berdasarkan kemungkinan Indonesian Crude Price (ICP) USD100 per barel dengan pertumbuhan listrik sembilan persen dan asumsi TTL naik 10 persen per 1 Januari 2013.
Kemudian, angka Rp100,32 triliun dihitung berdasarkan kemungkinan ICP USD120 per barel dengan pertumbuhan listrik delapan persen dan tanpa kenaikan TTL.
Kemungkinan terjadi peningkatan subsidi listrik tersebut, menurut Jero, seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang juga meningkat. Jero mengatakan, masyarakat kelas menengah juga ikut bertambah yang sekaligus meningkatkan penggunaan listrik.
"Pertumbuhan ekonomi terjadi di kelompok menengah. Sampai dengan April 2012 itu sudah mencapai 53 persen. sehingga tingkat konsumennya menjadi lebih tinggi, dan salah satu yang dikonsumsi adalah listrik," jelasnya. (bro)
()