Road show IPO Bank Jatim menuai kritik

Rabu, 27 Juni 2012 - 14:03 WIB
Road show IPO Bank Jatim...
Road show IPO Bank Jatim menuai kritik
A A A


Sindonews.com - Upaya Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) untuk menawarkan saham ke luar negeri menuai kritik dari kalangan legislatif.

Kritikan itu menyusul rencana manajemen Bank Jatim untuk melakukan road show ke beberapa negara di kawasan Asia untuk menawarkan saham perdana atau Initial Pubblic Offering (IPO) bank pelat merah itu.

Menurut Anggota Komisi C (Bidang Keuangan) DPRD Jatim Ahmad Firdaus Febriyanto, rencana itu terlalu berlebihan dan jauh dari konsep awal IPO.

"Sebenarnya buat apa menjaring investor sampai ke luar negeri? Saya kira apa yang dilakukan tidak memiliki semangat nasionalisme. Seharusnya, diprioritaskan adalah investor dalam negeri khususnya Jawa Timur," kata Politisi dari PKNU, Rabu (26/6/2012).

Menurutnya, sikap manajeman Bank Jatim ini tidaklah membawa keuntungan bagi rakyat Jawa Timur. Contohnya, ketika kasus penawaran saham perdana Bank Jabar-Banten jangan sampai terulang. Pasalnya, mayoritas saham di Bank itu dikuasai oleh orang-orang di luar Jabar dan Banten. Padahal modal bank itu berasal dari uang rakyat Jabar dan Banten.

"Agar tak seperti yang dialami Bank Jabar-Banten, agar saham yang ditawarkan itu terlebih dahulu ditawarkan kepada masyarakat Jatim dan juga pemda dan pemkot yang ada di Provinsi Jatim," sambungnya.

Politisi asal Lamongan ini mengungkapkan, ketika ada road show di Surabaya beberapa waktu lalu, antusias masyarakat Jawa Timur sangat terlihat. Hal itu terlihat dari isian formulir pembelian.

"Jika saham yang dijual itu dengan total Rp1,9 triliun, kami kira tak perlu mendatangkan investor dari Jakarta, apalagi investor asing. Cukup tawarkan ke masyarakat Jatim dan pemda setempat, kami yakin akan ludes. Kan tahu sendiri, perputaran uang di Bank Jatim ini cukup tinggi," paparnya.

Total saham Bank Jatim rencana dilepas di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Juli 2012 sebanyak 2.983 miliar lembar saham baru seri B atau setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor.

Saham Bank Jatim dilepas pada kisaran harga Rp430-Rp670 per lembar saham. Sebelum IPO, pemegang saham seri A telah menyuntikkan modal sebesar Rp700 miliar. Dengan rincian, Rp280 miliar dari Pemprov Jatim selaku pemegang saham mayoritas (65 Persen) dan sisanya dari Pemerintah Kota/Kabupaten se-Jatim (35 persen). (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
26 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Tembus Rp25 Triliun,...
Tembus Rp25 Triliun, Berikut Daftar Bank Pemberi Utang ke Sritex
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved