Berbisnis hanya bermodalkan media online

Kamis, 28 Juni 2012 - 10:18 WIB
Berbisnis hanya bermodalkan...
Berbisnis hanya bermodalkan media online
A A A
Sindonews.com - Keterbatasan modal bukan penghalang bagi Maisyaroh Tiurma Anggraini Saragih untuk menjadi seorang enterpreneur.Bagi perempuan berusia 23 tahun ini,kemajuan teknologi saat ini merupakan peluang dalam memulai bisnis.

Kebanyakan orang mungkin hanya memanfaatkan teknologi untuk sekadar mencari informasi atau sebagai jejaring sosial (pertemanan). Namun bagi perempuan yang akrab disapa Memes ini, kemajuan teknologi merupakan media bisnis yang dapat meraih keuntungan. Perempuan kelahiran Kota Pematangsiantar sejatinya tidak memiliki bakat berbisnis.

Hanya saja,Memes sangat gemar mendesain.Awalnya r anak kedua dari dua bersaudara ini bingung mengaplikasikan kegemaran mendesain ini.Entah kenapa tiba-tiba Memes kepikiran untuk mengaplikasikannya ke kaos.Maklum,kaos merupakan media yang paling aplikatif. Memes pun pelan-pelan memperkenalkan desain kaosnya kepada teman-teman kuliahnya di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sumatera Utara (USU).

Dana pada 2009 muncul ide untuk memasarkan lebih luas.Hanya saja saat itu modal usaha belum ada.Meski begitu, Memes tidak patah arang. Memes pun kepikiran untuk memanfaatkan kemajuan teknologi.Pendek cerita, desain-desain kaos yang telah dibuatnya di-sharringmelalui media onlinekepada temanteman kuliahnya. Media onlineyang digunakan antara lain jejaring sosial hingga black berry massanger.Ternyata,respon teman-temannya dari desaindesain kaos bertemakan kedokteran itu disambut positif.

Cukup banyak temantemannya yang justeru memesan dan membeli kaos. Dari situlah,semangat untuk menjajal bisnis kaos bangkit. “Ketika itu saya hanya bermodalkan sharringdesain kaos di media online.Cukup membuat akun di facebook dan konsep bisnisnya saya lakukan desain by order,”kata Memes kepada SINDO baru-baru ini.

Uuntuk mencetak kaos yang dipesan,Memes menyisihkan sedikit demi sedikit uang jajan yang diberikan orang tua.Tapi karena respon pembeli luar biasa,Memes mulai mengembangkan sayap usahanya dengan menjajal kaos konveksi dari Pulau Jawa. Hasilnya,kaos yang dipasok dari Pulau Jawa dan dicetak di Medan ini mampu menggaet hati pembeli.Secara perlahan, pemesanan bisnis kaosnya pun terus bertambah.

Memes akhirnya mencoba membuka toko Rumah Kaos di Jalan Setia Budi Medan pada 2011 lalu.Akan tetapi pemesanan kaos melalui onlineternyata lebih banyak dibanding pemesan kaos langsung dari toko. Akhirnya, toko Rumah Kaos pun hanya bertahan setahun.

Meski bisnis yang digelutinya hanya memanfaatkan waktu luang sembari kuliah, namun untung yang diperoleh sangat lumayan besar. Bahkan pemesanan kaosnya saat ini sudah antre panjang. Rata-rata yang memesan kaos berasal dari kalangan muda, anak-anak sekolah untuk acara perpisahan,dan perusahaan.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
11 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
41 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Ironis! Hanya 4% Warga...
Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved