Jamsostek alokasikan keuntungan untuk manfaat tambahan

Sabtu, 30 Juni 2012 - 18:30 WIB
Jamsostek alokasikan...
Jamsostek alokasikan keuntungan untuk manfaat tambahan
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan serta kepuasan pesertanya, PT Jamsostek (Persero) terus berinovasi dengan memberikan berbagai manfaat tambahan bagi seluruh peserta aktif.

Pada tahun 2007, pemerintah sudah tidak mau menerima dividen dari Jamsostek. Kemudian oleh Jamsostek mengembalikan lagi sisa keuntungan atau dividen tersebut ke tenaga kerja peserta Jamsostek dalam bentuk insentif.

"Insentif itu kita masukkan ke dalam saldo jaminan hari tua. Jadi sisa keuntungan Jamsostek dapat dinikmati kembali oleh tenaga kerja," terang Kepala Kantor Cabang Jamsostek Mangga Dua, Farah Diba kepada Sindonews, saat diwawancarai, Sabtu (30/6/2012).

Kemudian, lanjut Farah, seiring berjalannya program tersebut, Jamsostek kemudian memutuskan untuk tidak lagi memberikan sisa keuntungan tersebut dalam bentuk insentif yang dimasukkan ke dalam saldo Jaminan Hari Tua (JHT). Pasalnya, keuntungan Jamsostek tersebut diperoleh dari program non-JHT. "Jadi diputuskan tidak boleh diberikan dalam bentuk insentif lagi." Tambahnya.

Setelah pembahasan dengan seksama, lanjutnya lagi, jadilah dihasilkan keputusan direksi dimana sisa keuntungan Jamsostek tersebut diberikan dalam bentuk manfaat tambahan menghabiskan dana yang merupakan sisa laba tersebut.

Manfaat tambahan itu anatara lain: pelatihan K3, pemberian alat K3 bagi perusahaan jasa konstruksi, uang pemakaman sebesar Rp2 juta yang dibayarkan diluar jaminan kematian, operasi jantung sampai Rp180 juta, kanker, perawatan kanker sebesar Rp25 juta per 1 tahun, perawatan HIV Aids sebesar Rp10 Juta per satu tahun, dan cuci darah sebesar Rp600 ribu per satu kali cuci darah sebanyak tiga kali seminggu,

"Jadi memang semuanya demi kepuasan peserta Jamsostek," imbuhnya lagi.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pos Indonesia Salurkan...
Pos Indonesia Salurkan Bantuan Uang Sembako Pensiunan PT Pelindo (Persero)
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Kenali 11 Jurusan Kuliah...
Kenali 11 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Persero
PT PP (Persero) Tbk...
PT PP (Persero) Tbk Bantu 25.000 Masker Medis untuk Polda Sulut
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
38 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
2 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
2 jam yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
2 jam yang lalu
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved