Penjualan mobil AS naik dua digit
Kamis, 05 Juli 2012 - 09:37 WIB
Penjualan mobil AS naik dua digit
A
A
A
Sindonews.com – Tiga raksasa automotif Amerika Serikat(AS) atau The Big Three yakni Ford, General Motors (GM), dan Chrysler Group melaporkan kenaikan penjualan domestik signifikan pada bulan Juni 2012.
Tumbuhnya pasar kendaraan di Negeri Paman Sam menunjukkan sinyal bahwa industri automotif yang menjadi salah satu pendorong ekonomi AS kembali pulih di tengah lemahnya perekonomian secara keseluruhan. Kenaikan penjualan dua digit dibukukan oleh Chrysler dan GM. Sementara, Ford hanya naik tujuh persen
Selain produsen AS, pada semester pertama tahun ini produsen Asia yang memasarkan mobilnya di Amerika juga mampu tumbuh signifikan. Nissan, Honda, Toyota, KIA, dan Hyundai rata-rata naik di atas 10 persen.
Wakil Presiden Operasional Penjualan GM Kurt McNeil mengatakan, penjualan kendaraan di AS pada semester pertama tahun ini sama sekali tidak mengecewakan. Kendati demikian,dia mengakui bahwa masih ada permasalahan ekonomi secara umum. “Kami masih memperkirakan adanya pertumbuhan yang moderat dan bertahap,” ujarnya dikutip AFP kemarin.
Dia menambahkan,ketersediaan pertumbuhan kredit dan peningkatan di pasar perumahan telah membantu pasar sehingga mengimbangi pertumbuhan pekerjaan yang sempat melambat disertai penurunan kepercayaan konsumen.
Menurutnya, berdasarkan laju penjualan pada Juni lalu, perkiraan penjualan industri untuk tahun 2012 bisa lebih dari 14 juta unit atau naik dari prediksi Mei sebesar 13,7 juta unit kendaraan.
Analis automotif Edmunds. com Michelle Krebs mengungkapkan, volume penjualan mobil Juni lalu yang cenderung tinggi dapat dikaitkan dengan beberapa program insentif, rendahnya suku bunga, dan jatuhnya harga bahan bakar.
“Ada tekanan besar dari pembuat mobil untuk menutup Juni dengan kuatnya penjualan, terutama setelah hari libur akhir pekan atau Memorial Day pada Mei lalu,”imbuhnya. Dia menambahkan, Juni merupakan akhir dari kuartal II/2012 sehingga tidak diragukan lagi para pembuat mobil ingin meningkatkan penjualan sejak penurunan selama dua bulan yang akan membuat pelaporan keuntungan kurang baik.
Analis Standar and Poor’s (S&P) Efraim Levy mengutarakan, walaupun pertumbuhannya tertinggal di belakang GM, Toyota dan Chrysler, Ford masih dalam posisi yang kuat.
Tumbuhnya pasar kendaraan di Negeri Paman Sam menunjukkan sinyal bahwa industri automotif yang menjadi salah satu pendorong ekonomi AS kembali pulih di tengah lemahnya perekonomian secara keseluruhan. Kenaikan penjualan dua digit dibukukan oleh Chrysler dan GM. Sementara, Ford hanya naik tujuh persen
Selain produsen AS, pada semester pertama tahun ini produsen Asia yang memasarkan mobilnya di Amerika juga mampu tumbuh signifikan. Nissan, Honda, Toyota, KIA, dan Hyundai rata-rata naik di atas 10 persen.
Wakil Presiden Operasional Penjualan GM Kurt McNeil mengatakan, penjualan kendaraan di AS pada semester pertama tahun ini sama sekali tidak mengecewakan. Kendati demikian,dia mengakui bahwa masih ada permasalahan ekonomi secara umum. “Kami masih memperkirakan adanya pertumbuhan yang moderat dan bertahap,” ujarnya dikutip AFP kemarin.
Dia menambahkan,ketersediaan pertumbuhan kredit dan peningkatan di pasar perumahan telah membantu pasar sehingga mengimbangi pertumbuhan pekerjaan yang sempat melambat disertai penurunan kepercayaan konsumen.
Menurutnya, berdasarkan laju penjualan pada Juni lalu, perkiraan penjualan industri untuk tahun 2012 bisa lebih dari 14 juta unit atau naik dari prediksi Mei sebesar 13,7 juta unit kendaraan.
Analis automotif Edmunds. com Michelle Krebs mengungkapkan, volume penjualan mobil Juni lalu yang cenderung tinggi dapat dikaitkan dengan beberapa program insentif, rendahnya suku bunga, dan jatuhnya harga bahan bakar.
“Ada tekanan besar dari pembuat mobil untuk menutup Juni dengan kuatnya penjualan, terutama setelah hari libur akhir pekan atau Memorial Day pada Mei lalu,”imbuhnya. Dia menambahkan, Juni merupakan akhir dari kuartal II/2012 sehingga tidak diragukan lagi para pembuat mobil ingin meningkatkan penjualan sejak penurunan selama dua bulan yang akan membuat pelaporan keuntungan kurang baik.
Analis Standar and Poor’s (S&P) Efraim Levy mengutarakan, walaupun pertumbuhannya tertinggal di belakang GM, Toyota dan Chrysler, Ford masih dalam posisi yang kuat.
(and)
Lihat Juga :