Potensi perdagangan Indonesia masih menjanjikan
Senin, 09 Juli 2012 - 16:12 WIB
Potensi perdagangan Indonesia masih menjanjikan
A
A
A
Sindonews.com - Riset HSBC Trade Confidence Index menunjukkan, meski tingkat kepercayaan Indonesia dalam perdagangan menurun selama enam bulan terakhir, namun Indonesia tetap menjadi negara dengan pelaku bisnis yang memiliki tingkat kepercayaan untuk perdagangan tertinggi di Asia Tenggara.
"Ini sangat terkait dengan kekuatan konsumsi domestik Indonesia untuk menghadapi resesi ekonomi dunia. Kami pecaya bahwa Indonesia memiliki pertumbuhan yang baik dan memiliki keuntungan besar," ujar Pengamat Ekonomi HSBC India dan Asean, Leif Lybecker Eskesen di Hotel Shangrilla, Jakarta, Senin (9/7/2012).
HSBC yang juga turut mendukung penuh acara Asean Latin Business Forum 2012, menurutnya cukup percaya dengan potensi Indonesia kedepan.
Dia menuturkan, berdasarkan HSBC Global Connections Report bahwa hubungan perdagangan antara Indonesia dengan emerging markets di dunia adalah yang paling potensial.
Bahkan, dirinya menambahkan, negara-negara seperti Meksiko, India dan Brazil diprediksi akan menjadi mitra perdagangan dengan pertumbuhan tercepat untuk Indonesia. "Batu bara, minyak kelapa sawit, karet dan tembaga menjadi komoditas utama ekspor di Indonesia," pungkasnya.
Melihat kondisi Asean dan Amerika Latin, dia mengungkapkan, potensi bisnis sangat terbuka lebar. Hal itu terlihat dari persamaan demografis, populasi 580 juta penduduk, serta proyeksi ekonomi regional 4-5 persen, dan nilai perdagangan yang naik cukup signifikan di beberapa tahun terakhir.
"Ini sangat terkait dengan kekuatan konsumsi domestik Indonesia untuk menghadapi resesi ekonomi dunia. Kami pecaya bahwa Indonesia memiliki pertumbuhan yang baik dan memiliki keuntungan besar," ujar Pengamat Ekonomi HSBC India dan Asean, Leif Lybecker Eskesen di Hotel Shangrilla, Jakarta, Senin (9/7/2012).
HSBC yang juga turut mendukung penuh acara Asean Latin Business Forum 2012, menurutnya cukup percaya dengan potensi Indonesia kedepan.
Dia menuturkan, berdasarkan HSBC Global Connections Report bahwa hubungan perdagangan antara Indonesia dengan emerging markets di dunia adalah yang paling potensial.
Bahkan, dirinya menambahkan, negara-negara seperti Meksiko, India dan Brazil diprediksi akan menjadi mitra perdagangan dengan pertumbuhan tercepat untuk Indonesia. "Batu bara, minyak kelapa sawit, karet dan tembaga menjadi komoditas utama ekspor di Indonesia," pungkasnya.
Melihat kondisi Asean dan Amerika Latin, dia mengungkapkan, potensi bisnis sangat terbuka lebar. Hal itu terlihat dari persamaan demografis, populasi 580 juta penduduk, serta proyeksi ekonomi regional 4-5 persen, dan nilai perdagangan yang naik cukup signifikan di beberapa tahun terakhir.
(gpr)
Lihat Juga :