Mendag: Pengusaha harus perbanyak kongkow

Senin, 09 Juli 2012 - 17:58 WIB
Mendag: Pengusaha harus...
Mendag: Pengusaha harus perbanyak kongkow
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan berharap pertemuan berbagai negara pada ASEAN Latin Businees Forum jangan dinilai sebagai target jangka pendek. Pasalnya, jika hubungan dilakukan secara intensif dan digarap serius, maka ASEAN, khususnya Indonesia makin memantapkan jaringan perdagangan dalam waktu lama.

Negara-negara di Amerika Latin sebelumnya tidak menjadi sorotan pengusaha Indonesia karena perhitungan risiko yang belum matang. Selain itu, pengusaha juga lebih terfokus pada mitra dagang yang sudah terjalin lama. Disamping efek dari tidak adanya agenda yang sebelumnya mempertemukan pengusaha dari domestik dengan pengusaha di Amerika Latin.

"Saya cukup memaklumi itu karena mau bertemu dengan orang-orang di Amerika Latin juga jauh sehingga yang ada saja dan memang susah," ujar Gita dalam konferensi pers di Hotel Shangrilla, Jakarta, Senin (9/7/2012).

Akan tetapi, Gita menambahkan, kondisi tersebut tetap tidak selamanya bisa dipertahankan. Mengingat, persoalan Eropa yang menyebabkan terganggunya ekspor. Maka dari itu, salah satu langkah untuk membangun jaringan para pengusaha adalah mempertemukan mereka. "Harus dari people to people saling ketemu. Jadi tahu dan kenal," ucapnya.

Gita memperkirakan, pada tahun 2030 akumulasi Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara akan mencapai Rp60 triliun. Jadi dari langkah besar yang sudah dilakukan saat ini, juga harus diikuti dengan langkah-langkah kecil, terutama dari kalangan pengusaha.

"Pengusaha mungkin bisa lebih memperbanyak kongkow-kongkow dengan pengusaha-pengusaha dari sana. Biar lebih dekat dan intim. Jadi investasi pun kan nantinya semakin terbuka, dan ini sangat membantu," pungkasnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 28 Kasus TPPO dalam 20 Hari, 29 Pelaku Ditangkap
Gagalkan Perdagangan...
Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nahkoda Speed Boat
Penangkapan Kawanan...
Penangkapan Kawanan Pelaku TPPO di Banten
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
5 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
6 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
7 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
8 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
9 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
10 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved