Mekanisme outsourcing harus segera diatur

Selasa, 10 Juli 2012 - 14:49 WIB
Mekanisme outsourcing...
Mekanisme outsourcing harus segera diatur
A A A
Sindonews.com - Tak dapat dipungkiri, keberadaan outsourcing dalam sistem penyerapan tenaga kerja sangat penting. Mengingat fungsinya yang sangat penting dalam menunjang aktivitas bisnis sebuah perusahaan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada aturan yang secara pasti mengatur sejauh mana mekanisme outsourcing tersebut diberlakukan.

Kondisi tersbut lah yang sekiranya disampaikan Ketua Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia, Wisnu Wibowo, usai menghadiri acara Seminar Outsourcing di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (10/7/2012).

Menurutnya, untuk mengetahui sejauh mana mekanisme outsourcing dapat diberlakukan maka perlu diketahui terlebih dahulu mana yang masuk ke dalam core (aktivitas bisnis utama) sebuah perusahaan dan mana yang merupakan non-core.

"Jadi kalau membicarakan sejauh mana bisa dipakai tenaga outsourcing itu kita harus tahu core dan non-core-nya dulu," ujar Wisnu dalam kesempatan tersebut.

Untuk menentukan mana yang core dan non-core, lanjut Wisnu, sangat bergantung dengan kebijakan perusahaan pemberi kerja. "Karena, perusahaan itu yang paling tahu prospek bisnis mereka itu ada di mana," terangnya.

Sayangnya, lanjut Wisnu, hingga saat ini aturan yang baku mengenai inti usaha baru dimiliki perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. "Sekarang yang udah ada aturannya baru di perbankan. Misalnya yang core itu 'akuntannya' yang non-core-nya itu misalnya 'frontlinernya'. Jadi di perbankan sudah diatur mana-mana yang core atau non-core. Tapi kalau di perusahaan di luar perbankan belum ada. Jadi masih bergantung sama perusahaan itu sendiri," simpulnya.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Berkarya Sambil Bekerja,...
Berkarya Sambil Bekerja, Satpam PKSS Raih Rekor MURI
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
GDPS Tekankan Outsourcing...
GDPS Tekankan Outsourcing Wadah untuk Berkembang
Pendorong Industri BPO...
Pendorong Industri BPO di 2022, Ada E-commerce hingga Keuangan Digital
Datangi DLH, Puluhan...
Datangi DLH, Puluhan Outsourcing Ungkap Permainan Pemkot Blitar
12 Ribu Honorer Pemprov...
12 Ribu Honorer Pemprov Sulsel Jalani Tes, Siap-siap Dialihkan Jadi Outsourcing
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
28 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
52 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved