Hatta: Tak ada perubahan konsep di proyek JSS
Rabu, 11 Juli 2012 - 14:18 WIB
Hatta: Tak ada perubahan konsep di proyek JSS
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan tidak ada perubahan dalam rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS), yaitu tidak menggunakan dana dari APBN.
"Tidak ada perbedaan yang fundamental soal itu (JSS). Konsep seperti awal," ujar Hatta saat dijumpai usai melakukan pencoblosan di TPS 058, Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012).
Konsepnya, lanjut Hatta, dalam pembangunan JSS tersebut tidak menggunakan dana APBN, melainkan dari pihak swasta "Tidak mungkin, karena biaya pembangunannya mencapai Rp150-200 triliun, mungkin, USD10-15-an miliar," sambung Hatta.
Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut itu tidak terlepas dari the greater Jakarta Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) koridor 1. "Ini tidak terlepas dari penyebaran aktivitas dan pusat aktivitas baru. Salah satu konsep dari wilayah pertumbuhan baru," jelas Hatta.
"Oleh karena itu JSS adalah salah satu dari strategi konsep pusat pengembangan wilayah pertumbuhan baru, maka konsepnya tidak menggunakan APBN," tambah Hatta.
"Tidak ada perbedaan yang fundamental soal itu (JSS). Konsep seperti awal," ujar Hatta saat dijumpai usai melakukan pencoblosan di TPS 058, Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012).
Konsepnya, lanjut Hatta, dalam pembangunan JSS tersebut tidak menggunakan dana APBN, melainkan dari pihak swasta "Tidak mungkin, karena biaya pembangunannya mencapai Rp150-200 triliun, mungkin, USD10-15-an miliar," sambung Hatta.
Menurutnya, pengembangan kawasan tersebut itu tidak terlepas dari the greater Jakarta Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) koridor 1. "Ini tidak terlepas dari penyebaran aktivitas dan pusat aktivitas baru. Salah satu konsep dari wilayah pertumbuhan baru," jelas Hatta.
"Oleh karena itu JSS adalah salah satu dari strategi konsep pusat pengembangan wilayah pertumbuhan baru, maka konsepnya tidak menggunakan APBN," tambah Hatta.
(gpr)
Lihat Juga :