Tips mengelola APBN ala Sri Mulyani
Kamis, 12 Juli 2012 - 18:10 WIB
Tips mengelola APBN ala Sri Mulyani
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati memberikan beberapa tips terkait hal yang harus dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengelola APBN. Tujuannya adalah untuk meminimalisir dampak dari sisi kebijakan makro ekonomi ditengah krisis global yang sedang terjadi.
Pertama, menurutnya adalah utamakan pengeluaran kepada yang bersifat produktif.
"Misalnya infrastruktur, karena tidak hanya memperbaiki kualitas pertumbuhan tetapi juga menciptakan sustainability dari growth itu sendiri," ujar Sri Mulyani saat bertandang ke kantor Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Kamis (12/7/2012)
Kedua, mantan Menteri Keuangan RI ini juga mengatakan bahwa fokus untuk perlindungan masyarakat miskin, sekaligus pengentasan kemiskinan. Tentu, dirinya menegaskan bahwa harus dipikirkan secara matang, apa program yang langsung dinikmati masyarakat miskin.
"Tapi seharusnya difokuskan hal itu sehingga tidak pindah ke program yang sifatnya general dan barangkali tidak directly dinikmati masyarakat miskin," ucapnya.
Kemudian yang terakhir, menurut Sri Mulyani, adalah pemerintah harus menciptakan kerja atau equality dalam pertumbuhan ekonomi.
"Pesannya adalah pertumbuhan yang berkualitas dan setara, jadi quality and equality. Itu membutuhkan reform yang makin maju, makin tepat, dan makin dalam," tandasnya.
Pertama, menurutnya adalah utamakan pengeluaran kepada yang bersifat produktif.
"Misalnya infrastruktur, karena tidak hanya memperbaiki kualitas pertumbuhan tetapi juga menciptakan sustainability dari growth itu sendiri," ujar Sri Mulyani saat bertandang ke kantor Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Kamis (12/7/2012)
Kedua, mantan Menteri Keuangan RI ini juga mengatakan bahwa fokus untuk perlindungan masyarakat miskin, sekaligus pengentasan kemiskinan. Tentu, dirinya menegaskan bahwa harus dipikirkan secara matang, apa program yang langsung dinikmati masyarakat miskin.
"Tapi seharusnya difokuskan hal itu sehingga tidak pindah ke program yang sifatnya general dan barangkali tidak directly dinikmati masyarakat miskin," ucapnya.
Kemudian yang terakhir, menurut Sri Mulyani, adalah pemerintah harus menciptakan kerja atau equality dalam pertumbuhan ekonomi.
"Pesannya adalah pertumbuhan yang berkualitas dan setara, jadi quality and equality. Itu membutuhkan reform yang makin maju, makin tepat, dan makin dalam," tandasnya.
(and)
Lihat Juga :