Spanyol pangkas anggaran hingga 56,4 miliar euro
Minggu, 15 Juli 2012 - 14:51 WIB
Spanyol pangkas anggaran hingga 56,4 miliar euro
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintahan Spanyol akan lakukan reformasi ekonomi dengan memangkas anggaran 56,4 miliar euro atau USD69 miliar dari defisit publik dalam dua setengah tahun kedepan.
Seperti yang dilansir dari Reuters, Minggu (15/7/2012), Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy menyatakan negaranya akan menghemat 65 miliar euro dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja sejak Rabu lalu yang bertujuan meyakinkan Uni Eropa dan investor dan membuktikan reformasi ini serius.
Sedangkan kekurangan 8,6 miliar euro akan diperoleh dari pemanfaatan energi baru dan pajak lingkungan, sesuai dengan dokumen untuk investor Internasional pada situs resmi Kementerian Ekonomi Spanyol. Dari 56,4 miliar euro tersebut, sejauh ini sekitar 34,4 miliar euro akan datang dari perubahan tarif pajak dan 22 miliar euro dari pemotongan belanja hingga 2014.
Pemerintah Spanyol akan segera menyetujui skema pajak energi pada bulan Juli dimana utilitas dan konsumen dapat berbagi defisit 25 milar euro untuk tarif perusahaan energi. Spanyol juga perlu menghapus 65 miliar euro dari defisit publik untuk mencapai target pengurangan hutang Uni Eropa pada tahun 2014.
Kemudian pemotongan defisit publik sebesar 8,9 persen dari produk domestik bruto (PDB) menjadi 6,3 persen pada 2012, 4,5 persen 2013 dan 2,8 persen pada tahun selanjutnya.
Akan tetapi, diketahui reformasi ini telah memicu protes dari warga yang sudah lelah menanggung beban untuk krisis ekonomi dengan tersangka bankir dan politisi. Hampir satu dari empat orang menganggur di negara ini.
Pada rapat umum partai di Granada, Rajoy mengatakan bahwa reformasi yang tidak populer diperlukan untuk menempatkan negara kembali pada jalur pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja. "Kami tidak ingin keputusan yang diambil dalam beberapa hari terakhir, tetapi jika kita tidak mengambil, maka kondisi akan semakin buruk," ujarnya.
"ini adalah negara besar dan anda memiliki pemerintah yang akan membawa kita keluar dari krisis ini," lanjutnya.
Seperti yang dilansir dari Reuters, Minggu (15/7/2012), Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy menyatakan negaranya akan menghemat 65 miliar euro dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja sejak Rabu lalu yang bertujuan meyakinkan Uni Eropa dan investor dan membuktikan reformasi ini serius.
Sedangkan kekurangan 8,6 miliar euro akan diperoleh dari pemanfaatan energi baru dan pajak lingkungan, sesuai dengan dokumen untuk investor Internasional pada situs resmi Kementerian Ekonomi Spanyol. Dari 56,4 miliar euro tersebut, sejauh ini sekitar 34,4 miliar euro akan datang dari perubahan tarif pajak dan 22 miliar euro dari pemotongan belanja hingga 2014.
Pemerintah Spanyol akan segera menyetujui skema pajak energi pada bulan Juli dimana utilitas dan konsumen dapat berbagi defisit 25 milar euro untuk tarif perusahaan energi. Spanyol juga perlu menghapus 65 miliar euro dari defisit publik untuk mencapai target pengurangan hutang Uni Eropa pada tahun 2014.
Kemudian pemotongan defisit publik sebesar 8,9 persen dari produk domestik bruto (PDB) menjadi 6,3 persen pada 2012, 4,5 persen 2013 dan 2,8 persen pada tahun selanjutnya.
Akan tetapi, diketahui reformasi ini telah memicu protes dari warga yang sudah lelah menanggung beban untuk krisis ekonomi dengan tersangka bankir dan politisi. Hampir satu dari empat orang menganggur di negara ini.
Pada rapat umum partai di Granada, Rajoy mengatakan bahwa reformasi yang tidak populer diperlukan untuk menempatkan negara kembali pada jalur pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja. "Kami tidak ingin keputusan yang diambil dalam beberapa hari terakhir, tetapi jika kita tidak mengambil, maka kondisi akan semakin buruk," ujarnya.
"ini adalah negara besar dan anda memiliki pemerintah yang akan membawa kita keluar dari krisis ini," lanjutnya.
(gpr)
Lihat Juga :