Pelindo II berhasrat sinergikan pelabuhan se-Indonesia
Senin, 16 Juli 2012 - 19:48 WIB
Pelindo II berhasrat sinergikan pelabuhan se-Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) menyampaikan inisiatifnya kepada pemerintah untuk membentuk main-sea corridor atau National Pendulum untuk sistem logistik terintegrasi.
Penyataan tersebut seperti diutarakan Presiden Direktur PT Pelindo II, RJ Lino dalam acara press conference tentang Kinerja IPC semester I/2012 dan Langkah Lanjutan Untuk Meningkatkan Layanan Kepelabuhan di Harum Manis Restaurant Pavilion Apartement-Retail Arcade, Jl. KH Mas Mansyur Kav. 24, Jakarta, Senin (16/7/2012).
"Koridor ini direncanakan melibatkan Pelabuhan Tanjung Priok, Belawan, Batam, Makasar, dan Sorong sebagai pelabuhan utama untuk wilayah barat hingga timur Indonesia," terang RJ Lino dalam kesempatan tersebut.
Sistem ini, lanjutnya, memungkinkan distribusi barang dalam jumlah lebih banyak dengan kapal berkapasitas besar dalam waktu yang lebih singkat, sehingga mampu memeratakan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
"Wilayah Asia kini menjadi pusat perhatian dunia dengan perekonomiannya yang berkembang pesat. Hal ini menyediakan banyak kesempatan bagi negara-negar di dalamnya, termasuk Indonesia," terang RJ.
Kita, lanjut RJ, harus mengambil kesempatan ini dengan terus memperkuat dan melakukan modernisasi infrastruktur pelabuhan.
"Sebagai bagian dari Indonesia, kami mendukung tumbuhnya sistem logistik yang efisien dan modern. Dengan pelabuhan yang maju, perdagangan akan berkembang pesat di dalam negeri dan meningkatkan kepercayaan dunia akan Indonesia dengan sistem logistik yang modern," tutup RJ Lino.
Penyataan tersebut seperti diutarakan Presiden Direktur PT Pelindo II, RJ Lino dalam acara press conference tentang Kinerja IPC semester I/2012 dan Langkah Lanjutan Untuk Meningkatkan Layanan Kepelabuhan di Harum Manis Restaurant Pavilion Apartement-Retail Arcade, Jl. KH Mas Mansyur Kav. 24, Jakarta, Senin (16/7/2012).
"Koridor ini direncanakan melibatkan Pelabuhan Tanjung Priok, Belawan, Batam, Makasar, dan Sorong sebagai pelabuhan utama untuk wilayah barat hingga timur Indonesia," terang RJ Lino dalam kesempatan tersebut.
Sistem ini, lanjutnya, memungkinkan distribusi barang dalam jumlah lebih banyak dengan kapal berkapasitas besar dalam waktu yang lebih singkat, sehingga mampu memeratakan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
"Wilayah Asia kini menjadi pusat perhatian dunia dengan perekonomiannya yang berkembang pesat. Hal ini menyediakan banyak kesempatan bagi negara-negar di dalamnya, termasuk Indonesia," terang RJ.
Kita, lanjut RJ, harus mengambil kesempatan ini dengan terus memperkuat dan melakukan modernisasi infrastruktur pelabuhan.
"Sebagai bagian dari Indonesia, kami mendukung tumbuhnya sistem logistik yang efisien dan modern. Dengan pelabuhan yang maju, perdagangan akan berkembang pesat di dalam negeri dan meningkatkan kepercayaan dunia akan Indonesia dengan sistem logistik yang modern," tutup RJ Lino.
(gpr)
Lihat Juga :