Bos Pelindo II Blak-blakan Soal Merger, Bakal Banyak PHK?
Rabu, 03 Maret 2021 - 13:54 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan penggabungan (merger) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo I, II, III, dan IV. Saat ini pembahasan merger masih berlangsung intensif.
Dalam merger Pelindo, nantinya akan ada entitas baru hasil dari peleburan empat perusahaan Pelindo yang ada saat ini. Meski begitu, ada mencatat bahwa Kementerian BUMN dan manajemen perseroan harus bisa melebur dengan mulus sehingga tidak menimbulkan gesekan diantara legacy. Salah satu poin adalah pengurangan tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK).
Baca Juga: DPR Minta Erick Thohir Cermati Plus Minus dari Merger Pelindo
Dalam pelaksanaannya, strategi post merger terintegrasi menjadi penting. Disini perlu difokuskan proses standarisasi atas semua fungsi perusahaan yang ada sehingga tidak menimbulkan gap. Bahkan, perlunya budaya perusahaan baru (new corporate culture) yang bisa meleburkan warisan, budaya setiap entitas yang tadinya berdiri terpisah.
Merespon hal tersebut, Direktur Utama (Dirut) Pelindo II Arif Suhartono menyebut, belum bisa memberikan banyak keterangan. Sebab, merger masih pada proses pembahasan. Meski demikian, dirinya memastikan tidak ada pengurangan tenaga kerja jika Pelindo masuk pada tahap merger.
Dalam merger Pelindo, nantinya akan ada entitas baru hasil dari peleburan empat perusahaan Pelindo yang ada saat ini. Meski begitu, ada mencatat bahwa Kementerian BUMN dan manajemen perseroan harus bisa melebur dengan mulus sehingga tidak menimbulkan gesekan diantara legacy. Salah satu poin adalah pengurangan tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK).
Baca Juga: DPR Minta Erick Thohir Cermati Plus Minus dari Merger Pelindo
Dalam pelaksanaannya, strategi post merger terintegrasi menjadi penting. Disini perlu difokuskan proses standarisasi atas semua fungsi perusahaan yang ada sehingga tidak menimbulkan gap. Bahkan, perlunya budaya perusahaan baru (new corporate culture) yang bisa meleburkan warisan, budaya setiap entitas yang tadinya berdiri terpisah.
Merespon hal tersebut, Direktur Utama (Dirut) Pelindo II Arif Suhartono menyebut, belum bisa memberikan banyak keterangan. Sebab, merger masih pada proses pembahasan. Meski demikian, dirinya memastikan tidak ada pengurangan tenaga kerja jika Pelindo masuk pada tahap merger.
Lihat Juga :