Yahoo tunjuk petinggi Google jadi CEO

Selasa, 17 Juli 2012 - 12:38 WIB
Yahoo tunjuk petinggi...
Yahoo tunjuk petinggi Google jadi CEO
A A A
Sindonews.com - Salah satu petinggi Google, Marissa Mayer ditunjuk menjadi CEO Yahoo. Scott Thompson, CEO sebelumnya, mundur menyusul adanya skandal "pemalsuan daftar riwayat hidup".

Saat ini, Mayer merupakan wanita yang paling terkemuka di Silicon Valley dan perusahaan Amerika.

"Selama 13 tahun terakhir saya telah menghabiskan waktu yang sangat luar bisa bersama Google. Keputusan untuk pindah ke Yahoo cukup mudah, saya akan meningalkan Google untuk menduduki posisi yang lebih tinggi di Yahoo," ungkap Mayer dikutip dari Thenewyorktimes, Selasa (17/7/2012).

Kabarnya Yahoo telah menawarkan posisi ini pada Mayer sejak pertengahan Juni lalu, usai kembali dari China. Mayer akan mulai tugas resmi pertamanya sebagai CEO Yahoo pada Selasa (17/7/2012) waktu setempat saat menyampaikan laporan keuangan kuartalan.

Mayer berencana memfokuskan Yahoo sebagai sebuah perusahaan waralaba internet yang kuat, meliputi email, keuangan dan juga sport.

Marissa Mayer adalah salah satu karyawan awal Google. Ia merupakan engineer wanita pertama di perusahaan raksasa pencarian tersebut.

Disinyalir, penunjukan Mayer ini akan merupakan salah satu tindakan kudeta Yahoo, diketahui dalam beberapa tahun terakhir Yahoo gencar menarik orang-orang berbakat dari perusahaan terkemuka lainnya.

Perusahaan pencarian yang merintis industri di dunia pada era 1990-an ini berusaha untuk tetap relevan setelah gagal melakukan inovasi seperti perusahaan pencarian dan media sosial lainnya.

Kini Yahoo sedang berjuang untuk membuat strategi yang berbeda, menghadapi kenyataan pahit pemecatan karyawan, keuntungan yang merosot dan penurunan nilai saham.

Sejumlah pertanyaan besar muncul pasca penunjukan Mayer, mampukah ia membantu Yahoo mengembalikan kejayaannya? CEO WPP, perusahaan periklanan raksasa, Martin Sorrell mengatakan, penujukan Mayer adalah suatu hal yang menarik.

"Mayer memiliki reputasi yang hebat tapi kami akan melihat bagaimana ia menganalisa semua masalah ini," ungkap Sorrell.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Demi Gengsi, Yahoo Siap...
Demi Gengsi, Yahoo Siap Jual AOL ke Bending Spoons
Mulai Kurang Populer,...
Mulai Kurang Populer, Nasib Yahoo Answer Tinggal Menghitung Hari
Dua Aplikasi yang Ditamatkan...
Dua Aplikasi yang Ditamatkan dan Bersinar
Yahoo Mail Hapus Fitur...
Yahoo Mail Hapus Fitur Forward Otomatis bagi Pengguna Gratis
Yahoo Sebut 50.000 Data...
Yahoo Sebut 50.000 Data Pengguna FB dan IG Rawan Bocor
Yahoo Pilih Angkat Koper...
Yahoo Pilih Angkat Koper dari China daripada Ikuti Aturan Baru
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
1 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
2 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
3 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
5 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
6 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved