Pasar Induk diklaim didominasi produk lokal
Rabu, 18 Juli 2012 - 15:15 WIB
Pasar Induk diklaim didominasi produk lokal
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah menyatakan pihaknya mendapati jumlah produk lokal di Pasar Induk Kramat Jati sudah mulai mendominasi berbagai produk pertanian yang dijual.
"Pengurangan impor sudah mulai terasa hampir setiap tahun berkurang. Tetapi untuk jahe, bawang putih, dan jeruk, kita masih impor karena kualitas kita masih di bawah," terang Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan saat dijumpai wartawan di sela-sela kunjungan kerjanya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Hal tersebut, lanjut Gita, dikarenakan pasokan produk-produk pertanian yang dihasilkan petani-petani lokal diketahui telah mencukupi baik dari segi jumlah maupun kualitas. Dengan demikian, kondisi tersebut berimplikasi pada harga produk-produk tersebut yang cenderung stabil.
"Stabilitas harganya, kami sudah berbicara dengan Kementerian Pertanian, sudah ada penurunan kuota impor, pasokan mencukupi dan harga stabil," simpul Gita.
Diketahui, Menjelang bulan puasa 1433 H yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2012 mendatang, Kemendag mengadakan sidak ke Pasar Santa dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.
Dari pantauan yang dilakakukannya, Gita menerangkan, untuk beberapa komoditi memang menunjukkan kenaikan harga, kendati demikian, pihaknya akan menjaga pasokan barang-barang tersebut agar kenaikan harga dapat ditekan.
"Pengurangan impor sudah mulai terasa hampir setiap tahun berkurang. Tetapi untuk jahe, bawang putih, dan jeruk, kita masih impor karena kualitas kita masih di bawah," terang Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan saat dijumpai wartawan di sela-sela kunjungan kerjanya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Hal tersebut, lanjut Gita, dikarenakan pasokan produk-produk pertanian yang dihasilkan petani-petani lokal diketahui telah mencukupi baik dari segi jumlah maupun kualitas. Dengan demikian, kondisi tersebut berimplikasi pada harga produk-produk tersebut yang cenderung stabil.
"Stabilitas harganya, kami sudah berbicara dengan Kementerian Pertanian, sudah ada penurunan kuota impor, pasokan mencukupi dan harga stabil," simpul Gita.
Diketahui, Menjelang bulan puasa 1433 H yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2012 mendatang, Kemendag mengadakan sidak ke Pasar Santa dan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.
Dari pantauan yang dilakakukannya, Gita menerangkan, untuk beberapa komoditi memang menunjukkan kenaikan harga, kendati demikian, pihaknya akan menjaga pasokan barang-barang tersebut agar kenaikan harga dapat ditekan.
(gpr)