Realisasi investasi diyakini masih tinggi

Rabu, 25 Juli 2012 - 09:37 WIB
Realisasi investasi...
Realisasi investasi diyakini masih tinggi
A A A
Sindonews.com – Realisasi investasi pada triwulan II/2012 diyakini masih tetap tinggi. Besarnya impor barang baku/modal menjadi salah satu indikatornya. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro optimistis realisasi investasi pada triwulan II/2012 masih bagus, meskipun perekonomian global belum juga membaik.

Dia memperkirakan pertumbuhan inflasi pada triwulan II tidak akan jauh berbeda dari triwulan I. Sebagai catatan, realisasi investasi pada triwulan I/2012 mencapai Rp71,2 triliun atau meningkat 1,5 persen dari triwulan IV/2011 (Rp70,2 triliun), atau meningkat 32,9 persen dari triwulan I/2011 (Rp53,6 triliun).“Kalau lihat trennya masih cukup bagus (di triwulan II). Paling tidak imbanglah dengan triwulan I,” tutur Bambang saat ditemui wartawan, di kantornya kemarin.

Bambang menjelaskan masih besarnya investasi pada triwulan II bisa dilihat dari impor barang baku/modal pada tahun ini. Diketahui, total impor April–Mei mencapai USD34,15 miliar, yang didominasi sektor nonmigas yakni USD26,42 miliar atau 78 persen. Pada periode Januari–Mei 2012, impor Indonesia mencapai USD79,90 miliar di mana 73,05 persen merupakan impor barang baku/penolong. Impor barang baku/penolong terbesar adalah mesin,peralatan mekanik, dan listrik (USD19,19 miliar).

Meskipun angkanya sangat besar hingga membuat neraca perdagangan pada April dan Mei defisit, Bambang melihat besarnya impor barang baku/modal tidak perlu dikhawatirkan. “Kita lihat impor masih tinggi. Impor barang baku/modal masih tinggi, itu menunjukkan aktivitas di sektor manufaktur yang merupakan salah satu pendorong investasi masih berjalan,” tuturnya. Badan Koordinasi Penanaman Modal hari ini akan mengumumkan realisasi investasi pada triwulan II.

Realisasi pada triwulan II tersebut diperkirakan akan menjadi indikator seberapa besar pengaruh krisis Eropa terhadap perekonomian Indonesia. Pada 2012, pemerintah menargetkan realisasi investasi sebesar Rp283,5 triliun. Senada dengan Bambang, Kepala Ekonom Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan juga optimistis realisasi investasi pada triwulan II masih akan tinggi.

Merujuk pada pertumbuhan ekonomi pada triwulan I yang mencapai 6,3 persen, Fauzi meyakini kondisi perekonomian global belum terlalu berpengaruh pada pertumbuhan investasi pada triwulan II.“Pertumbuhan ekonomi global melambat diperkirakan cuma 2,5 persen, sementara pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas enam persen,”papar Fauzi.

Kendati investasi masih tinggi, Fauzi berharap pemerintah segera memberikan stimulus, terutama untuk infrastruktur. Stimulus diperlukan untuk mendongkrak investasi karena peran swasta diprediksi akan berkurang seiring melambatnya perekonomian global.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
7 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
8 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
14 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved