Mobdin Pasuruan belum terpasang stiker BBM
Rabu, 01 Agustus 2012 - 14:29 WIB
Mobdin Pasuruan belum terpasang stiker BBM
A
A
A
Sindonews.com - Mobil dinas (mobdin) plat merah di lingkungan Pemkab Pasuruan hingga kini belum dipasang stiker sebagai penanda pengguna BBM non subsidi. Selain jatah stiker dari Dinas ESDM Pemprov Jatim belum tiba, pemkab juga belum berinisiatif untuk mencetak sendiri.
Kepala Bagian Umum Kabupaten Pasuruan, Djoko Pudjo Suksmo mengungkapkan, jatah stiker pengguna BBM non subsidi tersebut sedianya hanya akan diberi sebanyak 10 biji untuk setiap kabupaten. Meski demikian, pemkab diperkenankan untuk menggandakan stiker tersebut untuk ditempel di setiap mobdin inventaris Pemkab Pasuruan.
"Stiker untuk pengguna BBM non subsidi yang akan dibagikan jumlahnya terbatas, hanya 10 biji per kabupaten. Untuk mengambil stiker di Dinas ESDM Jatim tentu biayanya lebih tinggi," kata Djoko Pudjo Suksmo.
Untuk membuat stiker sendiri, lanjut Djoko Pudjo, pihaknya juga mengaku kesulitan. Karena stiker yang akan digunakan sebagai contoh di percetakan belum juga tiba. Sementara stiker yang dicetak harus sama baik bentuk dan ukurannya.
Meski demikian, pihaknya menjamin bahwa seluruh mobdin plat merah tidak akan menggunakan BBM bersubsidi. Karena sistem pengawasan penggunaan BBM non subsidi ini dilakukan secara berlapis, baik dari internal maupun eksternal.
"SPBU tidak akan melayani mobil plat merah yang mengisi BBM bersubsidi. Selain itu, masyarakat juga akan mengawasi jika mengetahui ada pelanggaran tersebut," tandasnya.
Sementara untuk mobil plat merah khusus ambulance, diberikan kelonggaran tidak menggunakan BBM non subsidi. Mobil ambulance tersebut banyak digunakan untuk pelayanan terhadap pasien khususnya dari keluarga tidak mampu.
Kepala Bagian Umum Kabupaten Pasuruan, Djoko Pudjo Suksmo mengungkapkan, jatah stiker pengguna BBM non subsidi tersebut sedianya hanya akan diberi sebanyak 10 biji untuk setiap kabupaten. Meski demikian, pemkab diperkenankan untuk menggandakan stiker tersebut untuk ditempel di setiap mobdin inventaris Pemkab Pasuruan.
"Stiker untuk pengguna BBM non subsidi yang akan dibagikan jumlahnya terbatas, hanya 10 biji per kabupaten. Untuk mengambil stiker di Dinas ESDM Jatim tentu biayanya lebih tinggi," kata Djoko Pudjo Suksmo.
Untuk membuat stiker sendiri, lanjut Djoko Pudjo, pihaknya juga mengaku kesulitan. Karena stiker yang akan digunakan sebagai contoh di percetakan belum juga tiba. Sementara stiker yang dicetak harus sama baik bentuk dan ukurannya.
Meski demikian, pihaknya menjamin bahwa seluruh mobdin plat merah tidak akan menggunakan BBM bersubsidi. Karena sistem pengawasan penggunaan BBM non subsidi ini dilakukan secara berlapis, baik dari internal maupun eksternal.
"SPBU tidak akan melayani mobil plat merah yang mengisi BBM bersubsidi. Selain itu, masyarakat juga akan mengawasi jika mengetahui ada pelanggaran tersebut," tandasnya.
Sementara untuk mobil plat merah khusus ambulance, diberikan kelonggaran tidak menggunakan BBM non subsidi. Mobil ambulance tersebut banyak digunakan untuk pelayanan terhadap pasien khususnya dari keluarga tidak mampu.
(gpr)
Lihat Juga :