Pemerintah Diminta Gulirkan Gerakan Hemat BBM

Selasa, 23 Agustus 2022 - 09:44 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Gulirkan...
Gerakan nasional hemat BBM dinilai perlu untuk memerangi perilaku boros bahan bakar fosil yang berharga ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai tak cukup untuk menekan beban subsidi. Pemerintah diminta memulai kampanye gerakan hemat BBM untuk memerangi perilaku boros sumber daya energi fosil yang berharga ini.

Baca Juga: Dilema Kenaikan Tarif Ojol di Tengah Isu Harga BBM

Pengamat energi Sofyano Zakaria mengatakan, gerakan penghematan diperlukan karena meski misalnya harga BBM dinaikkan, sejatinya masih ada subsidi yang diberikan negara dalam BBM yang dikonsumsi masyarakat. Hal ini, tegas dia, harus dipahami oleh masyarakat sehingga perilaku boros BBM dapat dikurangi.

"Karena itu kampanye gerakan nasional hemat BBM harusnya segera digelar oleh pemerintah," ujar Sofyano di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Selain gerakan hemat BBM, Sofyano menegaskan bahwa pemerintah juga perlu segera membuat aturan yang tegas dan jelas terkait pihak-pihak yang berhak memanfaatkan BBM bersubsidi. Aturan itu juga perlu diikuti dengan pengendalian dan pengawasan yang ketat agar bahan bakar bersubsidi tak bisa diselewengkan lagi.

Baca Juga: PPATK Temukan Judi Online Beromset Triliunan Rupiah, Dananya Mengalir ke Luar Negeri

"Belajar dari pengalaman selalu jebolnya kuota BBM dan elpiji maka pengendalian dan pengawasan harus ditangani secara terpadu. Pemerintah perlu membuat satuan tugas nasional pengendalian dan pengawasan BBM dan elpiji bersubisidi, jika memang serius untuk menekan beban subsidi," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Rekomendasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved