49% penduduk RI kesulitan akses lembaga keuangan

Selasa, 07 Agustus 2012 - 15:47 WIB
49% penduduk RI kesulitan...
49% penduduk RI kesulitan akses lembaga keuangan
A A A
Sindonews.com - Guna mendukung program finansial inclusion, unsur regulasi, intermediasi, aktivitas edukasi, pemetaan informasi keuangan dan penyediaan saluran distribusi perlu dikedepankan, sehingga masyarakat mampu memperoleh kemudahan akses fasilitas keuangan.

Demikian ujar Direktur utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), Arya Damar mengawali paparannya pada workshop bertajuk Payment For Unbanked People, di hotel Kempinski, jakarta, Selasa (7/8/2012).

Arya mengungkapkan, setidaknya 115 juta masyarakat atau sekira 49 persen penduduk Indonesia diketahui masih kesulitan dalam memperoleh akses terhadap lembaga keuangan.

Sehingga menurutnya, perlu dibangun sebuah sistem yang saling terintegrasi dan bersinergi terutama industri perbankan guna mewujudkan salah satu tujuan program finansial inklusif, yaitu memberikan kemudahan akses terhadap masyarakat yang notabene bukan seorang nasabah dari bank manapun (unbanked people).

"Sinergi dari berbagai pihak, khususnya industri perbankan sangat diperlukan untuk mendukung berjalannya tujuan financial inclusio tersebut," terang Arya.

Selain itu, lanjut Arya, peran Teknologi Informasi (TI) juga sangat dibutuhkan untuk memberi solusi efisien bagi perbankan dan industri finansial. "Ini terbukti dari pemanfaatan TI pada berbagai aspek kegiatan perbankan saat ini," ujar Arya.

Pada kesempatan tersebut, Arya juga mengungkapkan kesiapan perusahaan yang dipimpinnya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan yang telah dipaparkannya.

"Artajasa sebagai salah satu penyelenggara sistem pembayaran di Indonesia, tentu siap memberi dukungan infrastruktur untuk prnyaluran fitur dan layanan perbankan melalui perangkat teknologi terkini yang efisien," imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Intip Potensi Besar...
Intip Potensi Besar Keuangan Syariah
Kemenkeu Mendorong Sektor...
Kemenkeu Mendorong Sektor Jasa Keuangan Tumbuh Berkembang
Stabilkan Keuangan Akibat...
Stabilkan Keuangan Akibat Dompet Tipis usai Lebaran
Keuangan Negara 2021...
Keuangan Negara 2021 Dinyatakan WTP
Diskusi Bertajuk Traveling...
Diskusi Bertajuk Traveling Sekeluarga Anti Boncos
Jaga Kepercayaan Publik,...
Jaga Kepercayaan Publik, IAPI konsisten Lahirkan Ahli Keuangan Investigator
Berita Terkini
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
15 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
16 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
42 menit yang lalu
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
1 jam yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
1 jam yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
1 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved