Optimisme pelaku pasar modal meningkat
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 20:39 WIB
Optimisme pelaku pasar modal meningkat
A
A
A
Sindonews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat optimisme para pelaku pasar modal Indonesia dari Januari hingga Juli 2012 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan yang cukup menggembirakan yaitu 3.821,992 pada akhir tahun 2011 menjadi 4.142,337.
"Kenaikan terjadi sebesar 8,38 persen," kata Direktur Utama BEI Ito Warsito di sela perayaan ulang tahun BEI ke-35, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/8/2012).
Dibandingkan dengan akhir Juli 2011, IHSG mengalami kenaikan sebesar 0,28 persen yang berada di 4.130,800.
Selain itu, pada tanggal 3 Mei 2012, IHSG juga berhasil mencatatkan rekor indeks tertinggi sepanjang sejarah dengan ditutup pada 4.224,003. Nilai kapitalisasi pasar saham juga mengalami peningkatan sebesar 10,73 persen.
"Peningkatan dari Rp3.537 triliun pada akhir Desember 2011 menjadi Rp3.916 triliun di akhir Juli 2012," jelasnya.
Rata-rata nilai transaksi harian saham periode Januari-Juli 2012 mencapai Rp4,47 triliun, mengalami penurunan sebesar 11,70 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2011 yaitu sebesar Rp5,06 triliun. Sedangkan rata-rata frekuensi tarnsaksi harian saham periode Januari-Juli 2012 mencapai 117.920 kali atau mengalami peningkatan sebesar 9,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Sementara itu rata-rata volume transaksi harian saham periode Januari-Juli 2012 mencapai 4,04 miliar lembar saham atau mengalami penurunan 15,76 persen," pungkasnya.
"Kenaikan terjadi sebesar 8,38 persen," kata Direktur Utama BEI Ito Warsito di sela perayaan ulang tahun BEI ke-35, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/8/2012).
Dibandingkan dengan akhir Juli 2011, IHSG mengalami kenaikan sebesar 0,28 persen yang berada di 4.130,800.
Selain itu, pada tanggal 3 Mei 2012, IHSG juga berhasil mencatatkan rekor indeks tertinggi sepanjang sejarah dengan ditutup pada 4.224,003. Nilai kapitalisasi pasar saham juga mengalami peningkatan sebesar 10,73 persen.
"Peningkatan dari Rp3.537 triliun pada akhir Desember 2011 menjadi Rp3.916 triliun di akhir Juli 2012," jelasnya.
Rata-rata nilai transaksi harian saham periode Januari-Juli 2012 mencapai Rp4,47 triliun, mengalami penurunan sebesar 11,70 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2011 yaitu sebesar Rp5,06 triliun. Sedangkan rata-rata frekuensi tarnsaksi harian saham periode Januari-Juli 2012 mencapai 117.920 kali atau mengalami peningkatan sebesar 9,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Sementara itu rata-rata volume transaksi harian saham periode Januari-Juli 2012 mencapai 4,04 miliar lembar saham atau mengalami penurunan 15,76 persen," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :