Tuntut THR, karyawan TransJakarta mogok kerja
Senin, 13 Agustus 2012 - 15:58 WIB
Tuntut THR, karyawan TransJakarta mogok kerja
A
A
A
Sindonews.com - Tuntut kenaikan gaji serta pembayaran tunjangan hari raya (THR), ratusan pramudi, teknisi, dan petugas keamanan bus TransJakarta koridor I (Blok M-Kota) dan X (Cililitan-Tanjung Priok) mogok beroperasi.
Demo berlangsung tertib di pool Pinang Ranti, Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Makassar, Jakarta Timur. Para karyawan hanya berorasi sambil membentangkan spanduk berisi tuntutan THR dibayarkan oleh pihak pengelola bus TransJakarta, yakni PT Jakarta Express Trans (JET).
"Kami terpaksa mogok beroperasi karena menuntut THR yang entah kapan akan dibagikan. Sementara, anak-anak sudah menunggu di rumah ingin jalan-jalan ke mal untuk beli baju Lebaran," ujar Maria, (35), seorang pramudi Bus TransJakarta Koridor I, kepada wartawan, Senin (13/8/2012).
Seorang pramudi, Abdul Chakim (40), menambahkan, selain meminta THR segera dibayarkan dia juga berharap adanya kenaikan gaji. Chaki, mengatakan, gajinya bersama teman-temannya, yang berada di bawah manajemen PT JET bervariasi, mulai dari Rp2,4 juta-Rp2,8 juta. Sementara, untuk pramudi yang berada di bawah manajemen berbeda gajinya bisa mencapai Rp5,3 juta.
"Kami harap aksi ini mendapat perhatian, sehingga THR kami segera terbayar, dan gaji kami dinaikkan sejajar dengan pramudi dari koridor lainnya," imbuhnya.
Demo bubar setelah adanya kesepakatan antara pihak perusahaan yang akan segera membayar THR para karyawan dan juga berjanji akan menaikkan gaji mereka.
Demo berlangsung tertib di pool Pinang Ranti, Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Makassar, Jakarta Timur. Para karyawan hanya berorasi sambil membentangkan spanduk berisi tuntutan THR dibayarkan oleh pihak pengelola bus TransJakarta, yakni PT Jakarta Express Trans (JET).
"Kami terpaksa mogok beroperasi karena menuntut THR yang entah kapan akan dibagikan. Sementara, anak-anak sudah menunggu di rumah ingin jalan-jalan ke mal untuk beli baju Lebaran," ujar Maria, (35), seorang pramudi Bus TransJakarta Koridor I, kepada wartawan, Senin (13/8/2012).
Seorang pramudi, Abdul Chakim (40), menambahkan, selain meminta THR segera dibayarkan dia juga berharap adanya kenaikan gaji. Chaki, mengatakan, gajinya bersama teman-temannya, yang berada di bawah manajemen PT JET bervariasi, mulai dari Rp2,4 juta-Rp2,8 juta. Sementara, untuk pramudi yang berada di bawah manajemen berbeda gajinya bisa mencapai Rp5,3 juta.
"Kami harap aksi ini mendapat perhatian, sehingga THR kami segera terbayar, dan gaji kami dinaikkan sejajar dengan pramudi dari koridor lainnya," imbuhnya.
Demo bubar setelah adanya kesepakatan antara pihak perusahaan yang akan segera membayar THR para karyawan dan juga berjanji akan menaikkan gaji mereka.
(gpr)
Lihat Juga :