LPG langka, pangkalan dituduh menimbun

Senin, 13 Agustus 2012 - 18:16 WIB
LPG langka, pangkalan...
LPG langka, pangkalan dituduh menimbun
A A A
Sindonews.com - Kesal gas LPG semakin langka, warga di Jombang, Jawa Timur, mengamuk dan mendatangi pangkalan gas LPG. Tak hanya melemparkan tabung-tabung LPG ke pintu pangkalan yang tertutup. Warga juga menggeledah bagian dalam gudang untuk mencari kemungkinan adanya gas LPG yang di timbun pemilik pangkalan.

Dengan penuh emosi, puluhan warga termasuk para ibu ini melemparkan Tabung-tabung gasnya yang kosong ke pintu gudang pangkalan LPG di desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (13/8/2012) siang.

Warga kesal karena sudah dua pekan lebih mereka kesulitan mendapatkan gas LPG. Warga curiga pemilik pangkalan sengaja menimbun gas LPG agar harga dipasaran naik.

Untuk membuktikan tuduhannya tersebut/ warga juga sempat masuk dan menggeledah bagian dalam gudang. Namun tak menemukan timbunan gas LPG yang dimaksud.

Kekesalan warga ini sangat beralasan, karena selain sulit dicari harga gas LPG kini juga sudah naik mencapai Rp15 ribu pertabung ukuran 3 kilogram. Padahal normalnya harga ukuran 3 kilogram hanya Rp13 ribu saja.

"Sekarang barangnya langka, harganya juga naik jadi Rp15 ribu," ujar salah seorang warga, Yuli.

Sementara pemilik pangkalan membantah tudingan menggelapkan atau menimbun gas LPG di dalam gudang maupun rumahnya. Menurut Suyono, pemilik pangkalan, langkanya gas LPG bukan karena ada gas elpiji yang ia timbun tapi karena pasokan dari agen memang dikurangi.

Menurut Suyono, biasanya perhari ia mendapat kiriman 600 tabung gas LPG, namun saat ini ia hanya mendapat kiriman 90 tabung saja.

"Dari sananya sudah dikurangi, bukan saya timbun," ungkap Suyono.

Warga berharap pemerintah segera mengatasi langka dan mahalnya gas LPG agar kesulitan warga mendapatkan gas pada lebaran mendatang tidak terus terjadi.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved